KEZkleen Membuat Penampilan Baru Boneka Kesayangan

A post shared by mporatne (@mporatne) on

Pantun :
Ada boneka di dalam lemari.
Teman bermain di saat masih kecil
Gak perlu iri
Membersihkan kotoran dengan gampil

Udah kenalan belum sama Danil? Hem, pasti banyak yang mengira kalau Danil adalah seorang cowok yang keren, tampan, baik hati. Aduh, khayalan tipe cowok ideal ye. Akan tetapi Danil, yang Mpo maksud adalah singkatan dari Kuda nil. Danil merupakan boneka tangan, hadiah kenang kenangan yang di berikan oleh mama Oshi. Saat itu mama Oshi harus pindah rumah mengikuti tugas suaminya ke Surabaya. Danil sudah hampir 20 tahun yang lalu menemani Mpo.

Mpo sayang banget sama Danil, Kalau Mpo bobo, Danil selalu Mpo taruh di tempat yang benar dan layak, agar jahitan tidak lepas tertindih badan Mpo yang bongsor. Banyak orang yang meminta Danil untuk jadi boneka milik pribadi, akan tetapi Mpo tidak rela melepaskan Danil. Dengan berjalannya waktu, maka Danil mulai terlupakan dan Mpo taruh di dalam gudang. Sampai suatu saat keponakan Mpo (anak dari sepupu Mpo) suka bermain boneka dan Mpo baru ingat bahwa Mpo juga mempunyai Danil.

Dikutip dari website orami.co.id pada tanggal 14 Desember 2017 menyatakan bahwa bermain boneka tidak hanya sekedar teman di ajak ngobrol akan tetapi boneka mempunyai manfaat yaitu:

  • Meningkatkan rasa empati dan jiwa sosial.
  • Menjadi bahan belajar bagi si kecil, ketika harus mengantikan baju boneka.
  • Meningkatkan sensorik motorik dengan mengerakan jari dan otot tanganya
  • Boneka meningkatkan sang anak untuk lebih terbuka berbicara dengan anaknya. Merangsang anak untuk berimajinasi dan kreatif.

Wah
ternyata, banyak ya manfaat jika bermain boneka. Lalu bagaimana dengan anak cowok yang suka bermain boneka. Kebetulan ponakan Mpo laki-laki dan mamanya (sepupu Mpo) sejak dari kecil sudah mengkoleksi boneka.

Menurut Mpo pribadi sih, seroang anak laki laki, boleh bermain boneka asalkan kita tepat memilih boneka seperti boneka berbentuk hewan, yang bisa mengajarkan sang anak untuk mengenal jenis hewan, warna kulit hewan dll.

A post shared by mporatne (@mporatne) on


Oh ya kita balik lagi ye, cerita tentang Danil. Karena Danil di taruh di gudang terlalu lama. Maka pertemuan pertama Mpo dan Danil, Danil dalam keadaan butek, dekil, kumel. Waduh bahasanya, akan tetapi itulah yang Mpo lihat ketika melihat Danil.

Saat bermain dengan ponakan Mpo, Danil harus terlihat lebih keren. Oleh karena itu pada tanggal 2 Februari 2018, Mpo memutuskan untuk mencuci dengan KEZkleen produk dari K-Link. K-Link adalah MLM syariah nomor satu di Indonesia yang telah memiliki anggota sebanyak 2,4 juta di seluruh Indonesia. Untuk medapatkan KEZkleen ukuran satu kilo bisa di peroleh secara K-Link store dengan harga Rp 93.000 untuk wilayah A dan Rp107.000 untuk wilayah B. Harga KEZkleen emang terlihat sangat mahal bila di bandingkan dengan deterjen yang lainnya, akan tetapi hasil pencucian bersih maksimal dan untuk member kita-kita bisa dapatkan diskon 20% loh. Lumayankan, buat jajan anak, Nah ini cara daftarnya, klik dong.

KEZkleen bisa di gunakan di mesin cuci bukaan atas mesin cuci bukaan depan dan di cuci melalui tangan. Mpo mencuci Danil dengan mengunakan tangan. Di dalam satu kilo KEZkleen terdapat sendok yang berwarna hijau, sehingga kita tidak perlu lagi mengira kira ukuran pemakaian. Dalam seember air yang berisi kira kira 10 liter air yang di campur dengan satu sendok cup dan Mpo melakukan perendaman selama 20 menitan.

Saat Mpo mengaduk mencampurkan deterjen dengan air, Mpo tidak merasakan panas di tangan dan agak sedikit harum. KEZkleen mengandung biotechnology Enzyme, tidak membuat warna pakaian pudar, non korosif..

Mpo sangat memperhatikan label yang tertera dalam boneka dan tidak melakukan pengucekan terhadap Danil, hal ini karena bulu boneka Danil berbahan polyester dan dakron. Jadi selama perendaman Mpo cukup duduk manis sambil nonton televisi. Biarlah KEZkleen yang berkerja untuk mencuci Danil, setelah dua puluh menitan Danil Mpo tiriskan ke tempat nasi dan disiram dengan mengunakan selang air.

Keunikan Minimarket Dayamart

A post shared by mporatne (@mporatne) on

Pantun:
Enaknya makan DuCrija.
Sambil dipijit kakinya untuk menghilangkan rasa pegal.
Hidup bisa sejahtera.
Bisa berbelanja sambil beramal.

Pastinya pernah dong ke acara pembukaan minimarket. Mpo, Mama dan adik Mpo yang bernama Shanty sering banget mendatangi pembukaan minimarket ataupun usaha kecil menengah. Lalu apa sih yang membuat Mpo tertarik buat datang ke acara pembukaan:
  • Produk
Produk apa yang di tawarkan sehingga Mpo tertarik untuk datang dan membelinya.
  • Lokasi mudah di akses
  • Harga
Harga yang di tawarkan pada saat itu biasanya lebih murah untuk produk tertentu dihari tersebut.
  • Hadiah
Minimarket ataupun UMKM memberikan hadiah pada saat pembukaan.

Tidak hanya kita bertiga (Mpo, Mama dan Shanty) yang datang ke acara pembukaan tersebut akan tetapi kita datangnya juga suka barengan sama tetangga . Makin rame makin seru saat belanja barengan.

Nah, pada tangga 9 februari 2018 Mpo datang ke daerah Parung, Bogor. Mpo datang bersama anggota blogger 360 untuk melihat pembukaan minimarket Dayamart. Minimarket Dayamart merupakan minimarket unik yang pernah Mpo datangi.

Minimarket
yang dibangun zona Madina, dimana zona madina terdapat sekolah menengah atas,masjid, rumah sakit terpadu, kawasan wisata jampang dan  klinik bekam. Pembangunan zona Madinah bisa terwujud dan dbangun karena kepercayaan dan partisipasi kita kepada Dompet Dhuafa dalam soal memberikan zakat, infaq, wakaf dan shodaqoh.

Dayamart yang berada di Parung bogor merupakan cabang ke tujuh, setelah 6 cabang dibuka di kota Padang. Lalu apa sih keunikan yang minimarket Dayamart?

  • Lokasi
Seperti yang Mpo jelaskan di atas, bahwa Dayamart berada di lokasi zona Madina. Menurut Bapak Iwan Ridwan selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Enterprise mengatakan “pembangunan di zona Madiah bisa di jadikan contoh bahwa masjid akan tetapi juga bisa di jadikan tempat perputaran ekonomi umat”.
A post shared by mporatne (@mporatne) on

  • Kartu keanggotaan
Coba deh, lihat isi dompet mu, berapa sih kartu member yang kamu punyai?. Kalau Mpo punya beberapa kartu member baik minimarket dan hypermart. Biasanya Mpo dapatkan kartu member tersebut secara gratis ataupun bayar iuran setiap tahunnya.

Nah
, kalau di Dayamart juga memiliki kartu member, akan tetapi kartu member ini sangatlah beda karena kartu ini hanya bisa di miliki oleh orang orang tertentu. Orang tertentu adalah orang orang yang telah di seleksi oleh Dompet Dhuafa sehingga mereka pantas dan layak untuk mendapatkan kartu member. Untuk mendapatkan kartu hanya di berikan kepada 30 orang saja, yang nantinya akan mendapatkan diskon sebesar 5-10%.

Kartu mambernya memiliki tanggal kadarluasa sehingga tahun depan orang yang akan mendapatkan kartu harus mengikuti survey dan penyeleksian.
A post shared by mporatne (@mporatne) on


  • Produk
Terus terang waktu Mpo lihat pembukaan pendaftaran untuk ikutan pembukaan Dayamart, Mpo pikir ini minimarket merupakan minimarket yang hanya menjual produk binaan Dompet Dhuafa.

Et dah, ternyata Mpo salah, Di minimarket Dayamart kita bisa mendapatkan produk produk yang biasa kita lihat yang di jual di pasaran mulai dari susu, pampers, minuman, sembako dll.

Disamping itupula terdapat juga produk unggulan hasil binaan dari Dompet Duafa. Salah satunya adalah kripik jamur DuCrija yang merupakan hasil industri rumahan yang di kelola oleh para mantan tenaga kerja wanita asal Hongkong.


Ngantuk jagain pasien saat berada di Rumah Sakit Terpadu, di Dayamart terdapat kopi yang bisa di seduh sehingga kita tidak perlu lagi membawa termos dari rumah.

A post shared by mporatne (@mporatne) on


  • Tenaga Kerja
Dompet Dhuafa juga memperkerjakan warga sekitar Parung, Bogor untuk menjadi karyawan Dayamart. Sehingga dengan adanya Dayamart maka menyerap tenaga kerja untuk mendapatkan penghasilan. Dayamart memperkerjakan tiga orang karyawan yang di bekerja di sini.
  • Pemberdayaan untuk masyarakat
Selain dengan di bangunnya Dayamart , Dompet Dhuafa juga membangun dengan memberdayakan masyarakat sekitar dari musthahik to muzaki untuk belajar bisnis retail, pembinaan terhadap kios dan warung sebanyak 20 kelompok yang berada di lingkungan tersebut.
  • Keuntungan
Keuntungan yang di dapat di Dayamart nantinya akan diberikan kepada Dompet Dhuafa untuk di kelola kembali untuk membangun fasilitas umum seperti masjid, sekolah gratis, rumah sakit gratis di daerah.
  • Harga
Mpo sempat ngobrol dengan Ibu Nunung, salah satu warga Parung, Bogor. Saat itu ibu Nunung baru saja selesai melakukan pembayaran di kasir “Senang dengan adanya Dayamart, ia sangat menantikan jauh jauh hari sebelum di bukanya Dayamart, harga yang di tawarkan jauh lebih murah”. Jika ibu Nunung menunggu jauh jauh hari sudah menantikan untuk bebrbelanja di Dayamart, maka girian kamu nih, Mpo tanya “kalau berbelanja biasanya beli apa sih?”. Jawab dong dengan menuliskan di kolom komentar.

Keterangan:

Mpo adalah sebutan kakak perempuan dalam budaya betawi.


Fasilitas Wisata Edukasi D’Jampang Parung Bogor

A post shared by mporatne (@mporatne) on

Pantun:
Ada ikan mas koki
Di dalam aquarium.
Gak usah keki.
Mari liburan, daripada hanya duduk terdiam

Bunyi nada pemberitahuan di WhatsApp terus saja berbunyi saat Mpo menuju ke Jakarta. Mpo mendapatkan pesan dari keluarga yang menanyakan “bi, berapa harga ikan guramenya?” . Pertanyaan tersebut tidak hanya satu pesan tapi beberapa pertanyaan yang di tanyakan Mama Mpo di rumah. Aih, berhubung Mpo sudah dalam perjalanan menuju Jakarta maka Mpo tidak bisa membelikan ikan.

Sebenarnya Mpo sudah memberitahukan keluarga di rumah, bahwa Mpo sedang ke tambak ikan kawasan daerah D'Jampang, Parung, Bogor. Saat Mpo mengirimkan pesan lewat WhatApps, adik Mpo yang bernama Shanty sedang bobo, maka pas bangun tidur banyak pertanyaan yang di tujukan kepada Mpo.

Sesampainya di rumah, kebetulan di masjid ada selamatan dan kita ngumpul bersama disana. Selesai membacakan doa dan tahlil maka warga johar baru makan malam bersama di lapangan bulutangkis.

Karena banyak warga yang sedang berkumpul, langsung saja Mpo kasih dua ekor mas koki. Ikan mas koki tersebut merupakan oleh oleh dari nelayan tambak ikan D'Jampang. Tidak disangka ikan mas koki tersebut menjadi rebutan warga untuk dipeliharanya. Nah, daripada berantem, biar merekalah yang berunding menentukan siapa pemilik ikan mas koki.

Mpo sengaja memberikan ikan mas koki ke tetangga karena di rumah Mpo tidak punya aquarium, alat gelumbung udara dan alat penyedot kotoran ikan. Nah, kebetulan tetangga mempunyai alat tersebut. Daripada mati tuh ikan kalau Mpo pelihara, khan lebih baik di pelihara sama tetangga.

Mpo baru pertama kalinya nih ke tambak ikan. Petani tambak ikan memilihara jenis ikan hias, ikan komsumsi dan belajar budidaya ikan. Selain itu pula kita juga di ajak jalan jalan ke Jampang English Villange, pas banget nih, pas kita datang ada warga D’Jampang yang lagi belajar bahasa English dalam bentuk nyanyian juga menuliskan opini tentang sosok pahlawan. Yang mengikuti pelatihan ini tidak hanya para ramaja akan tetapi juga ada anak anak. Nantinya para remaja ini akan dijadikan pemandu wisata bagi turis asing yang akan berkunjung ke kawasan wisata D'Jampang.

A post shared by mporatne (@mporatne) on
Kawasan wisata D’Jampang berada di zona Madina, Parung, Bogor. Kawasan ini dahulnya adalah tempat prostitusi, akan tetapi Dompet Dhuafa membangun kawasan ini menjadi kawasan wisata pendidikan yang tidak hanya bisa menikmati oleh anak sekolahan akan tetapi juga karyawan instalasi, tempat orang mengadakan lomba mancing.

Dana yang digunakan dalam pembangunan zona Madinah merupakan sumbangan dari masyarakat, yang mempercayakan zakat,wakaf, infaq dan shodakoh agar di kelola oleh Dompet Dhuafa.

Menurut Miss Nuy selaku relawan D’Jampang English Villange mengatakan “di zona Madiah tidak hanya tersedia objek wisata budidaya ikan, akan tetapi juga ada pembedayaan tahu iwul, pembuatan golok, pembudayaan jamur, cottange, outbound, ternak kambing dan sapi, memanah, kampung silat”.
Karena waktu yang menjelang sore dan cuaca tidak bersahabat maka rombongan blogger kembali ke Jakarta (09/02). hem, nampaknya objek wisata ini cukup menarik ya, untuk di kunjungi dan di jelajahi .

Doain kita ya, semoga Dompet Dhuafa mau ngasih kita gratisan berkunjung dan menikmati objek wisata ini. Dan nantikan ya, cerita nya, kalau kita balik lagi ke sini.

Nah, bagaimana dengan kamu, pernahkah ke tempat wisata edukasi?. Cerita dong, jangan ceritanya di simpan sendirian, lebih baik tulis di kolom komentar. Mpo tunggu ya ceritanya.

Keterangan:
Mpo adalah sebutan kakak perempuan dalam budaya betawi