Sunday, 11 February 2018

Fasilitas Wisata Edukasi D’Jampang Parung Bogor

A post shared by mporatne (@mporatne) on

Pantun:
Ada ikan mas koki
Di dalam aquarium.
Gak usah keki.
Mari liburan, daripada hanya duduk terdiam

Bunyi nada pemberitahuan di WhatsApp terus saja berbunyi saat Mpo menuju ke Jakarta. Mpo mendapatkan pesan dari keluarga yang menanyakan “bi, berapa harga ikan guramenya?” . Pertanyaan tersebut tidak hanya satu pesan tapi beberapa pertanyaan yang di tanyakan Mama Mpo di rumah. Aih, berhubung Mpo sudah dalam perjalanan menuju Jakarta maka Mpo tidak bisa membelikan ikan.

Sebenarnya Mpo sudah memberitahukan keluarga di rumah, bahwa Mpo sedang ke tambak ikan kawasan daerah D'Jampang, Parung, Bogor. Saat Mpo mengirimkan pesan lewat WhatApps, adik Mpo yang bernama Shanty sedang bobo, maka pas bangun tidur banyak pertanyaan yang di tujukan kepada Mpo.

Sesampainya di rumah, kebetulan di masjid ada selamatan dan kita ngumpul bersama disana. Selesai membacakan doa dan tahlil maka warga johar baru makan malam bersama di lapangan bulutangkis.

Karena banyak warga yang sedang berkumpul, langsung saja Mpo kasih dua ekor mas koki. Ikan mas koki tersebut merupakan oleh oleh dari nelayan tambak ikan D'Jampang. Tidak disangka ikan mas koki tersebut menjadi rebutan warga untuk dipeliharanya. Nah, daripada berantem, biar merekalah yang berunding menentukan siapa pemilik ikan mas koki.

Mpo sengaja memberikan ikan mas koki ke tetangga karena di rumah Mpo tidak punya aquarium, alat gelumbung udara dan alat penyedot kotoran ikan. Nah, kebetulan tetangga mempunyai alat tersebut. Daripada mati tuh ikan kalau Mpo pelihara, khan lebih baik di pelihara sama tetangga.

Mpo baru pertama kalinya nih ke tambak ikan. Petani tambak ikan memilihara jenis ikan hias, ikan komsumsi dan belajar budidaya ikan. Selain itu pula kita juga di ajak jalan jalan ke Jampang English Villange, pas banget nih, pas kita datang ada warga D’Jampang yang lagi belajar bahasa English dalam bentuk nyanyian juga menuliskan opini tentang sosok pahlawan. Yang mengikuti pelatihan ini tidak hanya para ramaja akan tetapi juga ada anak anak. Nantinya para remaja ini akan dijadikan pemandu wisata bagi turis asing yang akan berkunjung ke kawasan wisata D'Jampang.

A post shared by mporatne (@mporatne) on
Kawasan wisata D’Jampang berada di zona Madina, Parung, Bogor. Kawasan ini dahulnya adalah tempat prostitusi, akan tetapi Dompet Dhuafa membangun kawasan ini menjadi kawasan wisata pendidikan yang tidak hanya bisa menikmati oleh anak sekolahan akan tetapi juga karyawan instalasi, tempat orang mengadakan lomba mancing.

Dana yang digunakan dalam pembangunan zona Madinah merupakan sumbangan dari masyarakat, yang mempercayakan zakat,wakaf, infaq dan shodakoh agar di kelola oleh Dompet Dhuafa.

Menurut Miss Nuy selaku relawan D’Jampang English Villange mengatakan “di zona Madiah tidak hanya tersedia objek wisata budidaya ikan, akan tetapi juga ada pembedayaan tahu iwul, pembuatan golok, pembudayaan jamur, cottange, outbound, ternak kambing dan sapi, memanah, kampung silat”.
Karena waktu yang menjelang sore dan cuaca tidak bersahabat maka rombongan blogger kembali ke Jakarta (09/02). hem, nampaknya objek wisata ini cukup menarik ya, untuk di kunjungi dan di jelajahi .

Doain kita ya, semoga Dompet Dhuafa mau ngasih kita gratisan berkunjung dan menikmati objek wisata ini. Dan nantikan ya, cerita nya, kalau kita balik lagi ke sini.

Nah, bagaimana dengan kamu, pernahkah ke tempat wisata edukasi?. Cerita dong, jangan ceritanya di simpan sendirian, lebih baik tulis di kolom komentar. Mpo tunggu ya ceritanya.

Keterangan:
Mpo adalah sebutan kakak perempuan dalam budaya betawi

12 comments:

  1. Belum pernah mpo, mau kesana ah kapan-kapan

    ReplyDelete
  2. wah asyiknya, nanti klo pas keponakan dan sepupu ajak main ke djampang biar bisa belajar dan bermain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makin rame, makin seru. terima kasih ya mba hani sudah mengunjungi blog Mpo

      Delete
  3. Aku jadi inget sebelum islamic center koja itu berdiri juga tadinya kan adalah tempat prostitusi juga ya... dan sekarang DD pun berhasil mengubah tempat maksiat macam itu jadi tempat yang penuh manfaat... keren lah Dompet Dhuafa ini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang koja identik dengan tempat protistusi, sekarang dah cakep . oh ya anak gadis dari bekasi makasih ye udah mampir kesini

      Delete
  4. Sebuah inovasi yg memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain fasilitas wisata gratis seperti saat ini, bahkan membuka peluang usaha masyarakat setempat utk berwirausaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan gratis Mba, kalau ane datang emang gratis karena di ajak Dompet Dhuafa. kalau umum mah bayar , ada biaya paketnya juga loh.

      Terima kasih ye sudah datang mengunjungi Mpo

      Delete
  5. Beruntung banget mpok, bisa jalan jalan ke jampang. Keren ya dompet dhuafa. Visioner. Empowering Dana zakatnya bagus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah berkat Allah juga, Mpo jadi ikutan dan ada disini.

      Terima kasih ye sudah ketak ketik di sini

      Delete
  6. Keren tempatnya mpo...jadi pengen nyebur ke kolam juga nangkepin ikan2nya hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Basah mba, kalau nyebur. mancing aja enak.

      Terima kasih ya mba sudah sudi datang kesini

      Delete