Ambulance Gratis Bagi Warga DKI Jakarta dari Dinas Kesehatan

 

Ambulance gratis merupakan fasilitas yang diberikan untuk warga yang memiliki dki jakarta. sedangakan untuk warga di luar ktp DKI jakarta dikenakan biaya cas.   

Berawal dari kisah di tengah malam dimana orangtuaku mengalami demam panas dan sesak napas. 

Pertama yang bisa di lakukan adalah mencari pertolongan tetangga. Mpo berinisiatif WA om aku. setelah om datang ke rumah dan melihat papaku maka di putuskan buat membawa ke rumah sakit akan tetapi kami sekeluarga bingung karena tidak ada yang bantu gotong papa sampai ke mobil ambulance milik salah satu tempat pengajian yang terparkir di depan masjid rumahku.
Ambulance gratis

Karena adanya kesulitan ini akhirnya, om berinsiatif pergi cari bantuan ke puskesmas kecamatan di Mardani Raya.   

Sembari menunggu om datang ke rumah, iseng iseng nyari di google . ada ambulance gratis milik dinas kesehatan yang memberikan pelayanan gawat darurat juga melayani dengan non emergency. 

Tidak lama setelah googling, Mpo dapat kabar dari Om bahwa tidak bisa pinjam ambulance puskesmas kecamatan karena alur birokasi ribet. 

Akhirnya Mpo menghubungi no WhatsApp 081112119119. Tidak lama kemudian ada miss call dari dinas kesehatan yang mengkonfirmasi bahwa kita benar-benar butuh bantuan. 

Tidak lama kemudian ada telp masuk untuk yang kedua kalinya dari dinas kesehatan. telepon kali ini berbeda dengan yang pertama karena terdengar suara petugas yang menyapa dengan ramah. 

Petugas juga menanyakan kondisi pasien, mau diantar ke rumah sakit mana dan alamat rumah. Setelah itu petugas datang ke rumah dan menggotong papa masuk dalam ambulance untuk pertolongan pertama di dalam mobil. 

Mpo lihat petugas sibuk memasang alat alat medis di dalam mobil dan berkordinasi dengan berbagai rumah sakit buat mencari tempat kosong untuk papa.

Selama papa ditangani di dalam ambulance, petugas juga meminta Mpok untuk mempersiapkan kebutuhan pasien selama di rumah sakit seperti 
1. pakaian papa termasuk underwear 
2. popok dewasa. 
3. sarung. 
4. Surat-surat seperti fotokopi ktp, fotokopi KK untuk dinas kesehatan. sedangkan untuk rumah sakit di persiapkan kartu bpjs, 
5. Pakaian Mpok termasuk underwear
6. peralatan mandi 
7. Jaket. 

Setelah petugas memberikan pertolongan pertama dan sudah menemukan tempat di rumah sakit maka meluncurlah Mpok bersama petugas ke Rumah sakit Tarakan. 
Tindakan di dalam Ambulance


Sumpah naik ambulance ini sungguh bikin deg degan seperti naik roller coster, ngebut banget apalagi saat itu berada di jam 3 pagi dimana arus lalu lintas sepi.   

Tidak lama sampai di Rumah Sakit Tarakan. Sesampai di Rumah sakit, Mpok dan petugas melapor dan tidak lama kemudian papa masuk IGD untuk tindakan medis. 

di akhir cerita ini Mpo mau berbalas pantun, 
Ada Manggis, Ada burung unta.
Ada Ambulance gratis bagi penduduk DKI Jakarta