Satu cerita berjuta cinta

Keunikan Minimarket Dayamart

A post shared by mporatne (@mporatne) on

Pantun:
Enaknya makan DuCrija.
Sambil dipijit kakinya untuk menghilangkan rasa pegal.
Hidup bisa sejahtera.
Bisa berbelanja sambil beramal.

Pastinya pernah dong ke acara pembukaan minimarket. Mpo, Mama dan adik Mpo yang bernama Shanty sering banget mendatangi pembukaan minimarket ataupun usaha kecil menengah. Lalu apa sih yang membuat Mpo tertarik buat datang ke acara pembukaan:
  • Produk
Produk apa yang di tawarkan sehingga Mpo tertarik untuk datang dan membelinya.
  • Lokasi mudah di akses
  • Harga
Harga yang di tawarkan pada saat itu biasanya lebih murah untuk produk tertentu dihari tersebut.
  • Hadiah
Minimarket ataupun UMKM memberikan hadiah pada saat pembukaan.

Tidak hanya kita bertiga (Mpo, Mama dan Shanty) yang datang ke acara pembukaan tersebut akan tetapi kita datangnya juga suka barengan sama tetangga . Makin rame makin seru saat belanja barengan.

Nah, pada tangga 9 februari 2018 Mpo datang ke daerah Parung, Bogor. Mpo datang bersama anggota blogger 360 untuk melihat pembukaan minimarket Dayamart. Minimarket Dayamart merupakan minimarket unik yang pernah Mpo datangi.

Minimarket
yang dibangun zona Madina, dimana zona madina terdapat sekolah menengah atas,masjid, rumah sakit terpadu, kawasan wisata jampang dan  klinik bekam. Pembangunan zona Madinah bisa terwujud dan dbangun karena kepercayaan dan partisipasi kita kepada Dompet Dhuafa dalam soal memberikan zakat, infaq, wakaf dan shodaqoh.

Dayamart yang berada di Parung bogor merupakan cabang ke tujuh, setelah 6 cabang dibuka di kota Padang. Lalu apa sih keunikan yang minimarket Dayamart?

  • Lokasi
Seperti yang Mpo jelaskan di atas, bahwa Dayamart berada di lokasi zona Madina. Menurut Bapak Iwan Ridwan selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Enterprise mengatakan “pembangunan di zona Madiah bisa di jadikan contoh bahwa masjid akan tetapi juga bisa di jadikan tempat perputaran ekonomi umat”.
A post shared by mporatne (@mporatne) on

  • Kartu keanggotaan
Coba deh, lihat isi dompet mu, berapa sih kartu member yang kamu punyai?. Kalau Mpo punya beberapa kartu member baik minimarket dan hypermart. Biasanya Mpo dapatkan kartu member tersebut secara gratis ataupun bayar iuran setiap tahunnya.

Nah
, kalau di Dayamart juga memiliki kartu member, akan tetapi kartu member ini sangatlah beda karena kartu ini hanya bisa di miliki oleh orang orang tertentu. Orang tertentu adalah orang orang yang telah di seleksi oleh Dompet Dhuafa sehingga mereka pantas dan layak untuk mendapatkan kartu member. Untuk mendapatkan kartu hanya di berikan kepada 30 orang saja, yang nantinya akan mendapatkan diskon sebesar 5-10%.

Kartu mambernya memiliki tanggal kadarluasa sehingga tahun depan orang yang akan mendapatkan kartu harus mengikuti survey dan penyeleksian.
A post shared by mporatne (@mporatne) on


  • Produk
Terus terang waktu Mpo lihat pembukaan pendaftaran untuk ikutan pembukaan Dayamart, Mpo pikir ini minimarket merupakan minimarket yang hanya menjual produk binaan Dompet Dhuafa.

Et dah, ternyata Mpo salah, Di minimarket Dayamart kita bisa mendapatkan produk produk yang biasa kita lihat yang di jual di pasaran mulai dari susu, pampers, minuman, sembako dll.

Disamping itupula terdapat juga produk unggulan hasil binaan dari Dompet Duafa. Salah satunya adalah kripik jamur DuCrija yang merupakan hasil industri rumahan yang di kelola oleh para mantan tenaga kerja wanita asal Hongkong.


Ngantuk jagain pasien saat berada di Rumah Sakit Terpadu, di Dayamart terdapat kopi yang bisa di seduh sehingga kita tidak perlu lagi membawa termos dari rumah.

A post shared by mporatne (@mporatne) on


  • Tenaga Kerja
Dompet Dhuafa juga memperkerjakan warga sekitar Parung, Bogor untuk menjadi karyawan Dayamart. Sehingga dengan adanya Dayamart maka menyerap tenaga kerja untuk mendapatkan penghasilan. Dayamart memperkerjakan tiga orang karyawan yang di bekerja di sini.
  • Pemberdayaan untuk masyarakat
Selain dengan di bangunnya Dayamart , Dompet Dhuafa juga membangun dengan memberdayakan masyarakat sekitar dari musthahik to muzaki untuk belajar bisnis retail, pembinaan terhadap kios dan warung sebanyak 20 kelompok yang berada di lingkungan tersebut.
  • Keuntungan
Keuntungan yang di dapat di Dayamart nantinya akan diberikan kepada Dompet Dhuafa untuk di kelola kembali untuk membangun fasilitas umum seperti masjid, sekolah gratis, rumah sakit gratis di daerah.
  • Harga
Mpo sempat ngobrol dengan Ibu Nunung, salah satu warga Parung, Bogor. Saat itu ibu Nunung baru saja selesai melakukan pembayaran di kasir “Senang dengan adanya Dayamart, ia sangat menantikan jauh jauh hari sebelum di bukanya Dayamart, harga yang di tawarkan jauh lebih murah”. Jika ibu Nunung menunggu jauh jauh hari sudah menantikan untuk bebrbelanja di Dayamart, maka girian kamu nih, Mpo tanya “kalau berbelanja biasanya beli apa sih?”. Jawab dong dengan menuliskan di kolom komentar.

Keterangan:

Mpo adalah sebutan kakak perempuan dalam budaya betawi.


Share:

No comments:

Post a Comment

Popular

Contact Form

Name

Email *

Message *