#IamAndIWill sebuah komitmen mengubah Prilaku untuk Mencegah Kanker

Kanker merupakan penyakit yang menenggut kebahagian. Penyakit ini bukan hanya mensengsarakan si pasien akan tetapi juga keluarga.

Negara juga sengsara ketika rakyat kena kanker karena memakan biaya APBN terbesar. Menurut BPJS, Pemerintah telah menghabiskan biaya pengobatan kanker 3,4 triliun rupiah pada tahun 2018. Oleh karena itulah diperlukan sebuah komitmen #IamAndIWill untuk mencegah kanker.

Sekilas mengenai kanker dan gejala 

Sebelum kita mencegah kanker hendaknya kita di bekali apa sih kanker?      
Kanker merupakan jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke bagian organ tubuh yang lain. 

Kanker merupakan penyakit yang tidak kenal usia dan jenis kelamin. Setiap manusia mempunyai potensi untuk menderita penyakit ini.

Sel-sel kanker bisa menyerang anggota tubuh kita mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. 

Seperti yang Mpo unggapkan di atas bahwa kanker tidak mengenal jenis kelamin sehingga seram sekali kalau membicarakan masalah kanker. Kanker berpotensi di derita kaum hawa seperti kanker payudara, serviks, kolorektal dan ovarium. 

Jenis kanker yang banyak terjadi pada kaum hawa yaitu kanker paru, kanker kolorektal, kanker prostat, kanker hati dan nasopharing. 

Eits jangan salah ya, kanker juga bisa melanda anak-anak yaitu jenis kanker bola mata dan kanker darah. 

dalam komitmen #IamandIWill kita harus mengetahui gejala kanker sehingga bila gejala itu datang maka bisa cek kesehatan ke dokter.

Inilah tujuh gejala yang patut kamu waspada yaitu 

Waktu buang air besar ada gangguan. 
Alat pencernaan terganggu dan susah menelan. 
Suara serak atau batuk yang tidak sembuh. 
Payudara atau di tempat lain ada benjolan. 
Andeng-andeng (tahi lalat) berubah jadi besar dan gatal.
Darah atau lendir abnormal yang keluar dari tubuh. 
Adanya koreng atau borok yang tidak sembuh.
Waspada gejala kanker ada di dirimu
Gejala kanker
Gejala-gejala tersebut harus di waspadai apalagi pola hidup sehat kurang di terapkan sehingga menimbulkan faktor resiko kanker yaitu
1. Makanan yang kontak dengan zat-zat kimia yaitu penyedap, pewarna, perasa, pengawet, pengasin dan pengasap. 
2. polutan. 
3. diet yang tidak seimbang dengan mengkomsumsi rendah serat dan tinggi lemak.  
4. kurang aktivitas fisik.
5. paparan asap rokok dan produk tembakau. 
6. Paparan lingkungan berbahaya. 
7. Komsumsi alkohol.
8. Prilaku seksual yang berisiko. 
9. Paparan sinar utra violet. 
10. keturunan.
Penyebab kamu terkena kanker
Awas kamu jadi penderita kanker

Oh ya ngomongin soal keturunan yang terkena kanker. sebenarnya Nenek Mpo kena penyakit kanker kulit yang mengakibatkan Nenek harus meninggal dunia. 

Sebagai keturunan agak ngeri-ngeri sedap ya, saat kita mengetahui bahwa kita mempunyai faktor resiko kanker. Tapi Mpo agak tenang saat dr. Cut Putri Arianie, MHKes memaparkan "kanker itu bisa saja terjadi kalau pola hidup kita kurang sehat. Jadi berupayalah untuk menerapkan pola hidup sehat".
Tema hari kanker sedunia

#IamAndIWill komitmen saya terhadap kanker. Setiap tanggal 4 Februari di peringati sebagai hari kanker sedunia sejak tahun 2006. Penetapan hari kanker sedunia karena hasil pertemuan World Summit Against Cancer For The New Millenium.

Hari kanker sedunia pada tahun ini mengangkat tema Iam and I Will . kampanye #IamAndIWill merupakan komitmen mengajak masyarakat untuk mencegah kanker.

Setiap individu mempunyai peran dan kemampuan yang berbeda sehingga dengan kemampuan tersebut kita bisa menyebarluaskan informasi mengenai kanker dan cara pencegahannya.

Teman-teman online bisa turut serta dalam mengambil bagian ikut berpartisipasi dalam program #IamAndIWill dengan cara menganti foto profil akunt sosial kita dengan frame khusus. Selain menganti foto dengan frame khusus kita bisa pula menyebarluaskan informasi yang benar mengenai kanker dan cara pencegahan.
Dukungan terhadap survivor kanker
Dukungan di hari kanker
Cara pencegahan kanker dengan menerapkan ke diri kita pola hidup sehat dan menjauhi faktor resiko kanker. Kanker bisa di cegah dengan melakukan rajin melakukan pemeriksaan rutin setahun sekali tes IVA untuk pencegahan kanker mulut rahim, melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) untuk mencegah kanker payudara dan tes pemeriksaan kondisi anus pada kanker kolorektal. 

Oh ya teman-teman online bisa follow akunt social P2PTM Kemenkes RI untuk mengetahui permasalahan seputar penyakit tidak menular. 
Follow P2PTM
Follow sosmed P2PTM
di akhir cerita ini Mpo mau berbalas pantun

Kanker bisa merengut nyawa. 
Kanker bisa merebut kebahagian. 
Penyakit kanker perlu kita waspada. 
#IamAndIWill komitmen agar kita bersama-sama melakukan pencegahan.

No comments