Obat TBC itu Mudah dan Gratis

A post shared by mporatne (@mporatne) on
Obat TBC diminum setap hari
Agar bisa sembuh
Perlu dukungan keluarga sendiri.
Agar tidak mudah kambuh.

“Obat TBC resisten mempunyai efek yang kuat, saya menjadi semangat ketika melihat kondisi anak maka ia semangat berjuang untuk sembuh”
, Hal itulah yang di sampaikan oleh bapak Edi Junaedi yang di sampaikan kepada awak media dan anggota dari komunitas BloggerCrony pada tanggal 19 Maret 2018 dalam rangka memperingati hari tuberkulosis sedunia, yang jatuh setiap tanggal 24 Maret 2018.Pperayaan TBC tahun ini mengambil tema "Peduli TBC, Indonesia Sehat melalui Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh (TOSS TBC)".

Sang kakak yang iba melihat kondisi sang adik, maka ia memutuskan untuk mengambil sementara anaknya agar bapak Edi fokus pada pengobatan tuberkulosis, Ia mengalami cemohan dari mertua sendiri yang membuat ia bangkit, berkat dukungan sang istri dan ia di nyatakan sembuh. Waktu terus berlalu, takdir berkata lain, ketika sang istri meninggalkan dunia, Bapak Edi menjadi galau dan kembali ke gaya hidupnya semula.

Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, ia bisa menghabiskan 3 bungkus rokok dalam sehari, sering begadang, minuman keras dll. Gaya hidup tersebut membuat ia kembali menjadi tuberkulosis Resisten obat. Dalam tuberkulosis resisten obat para penderita harus meninggalkan perkerjaannya dan fokus terhadap pengobatan selama 2 tahun. Berkat hasil usahanya Bakat Edi sembuh dari penyakit TBC dan mendapatkan sertifikat.
A post shared by mporatne (@mporatne) on
Pada fase awal terkena TBC sensitive obat pengobatan dimana seorang pasien harus meminum obat selama 6-8 bulan. Jika dalam kurun waktu tersebut kuman Mycobacterium Tuberkulosis masih berkembang maka pasien tersebut menjadi resisten obat yang harus melakukan lanjutan pengobatan selama 2 tahun.

Cerita Lain, saat Mpo bertemu dengan abang Ali, seorang satpam yang terkena TBC dan setiap pagi rajin melakukan olahraga dan pola hidup sehat agar bisa sembuh. .

Mengenal Tuberkulosis dan pengobatan tuberkulosis


Tuberkulosis adalah penyakit paru yang disebabkan oleh kuman yang bernama Mycobacterium Tuberculosis. Data menyebutkan bahwa ada 274 orang penderita yang terkena TBC dalam waktu sehari. Berkembang biasa kuman ini bisa di sebabkan oleh imunitas yang rendah sehingga menyerang organ tubuh yang imunitasnya rendah seperti paru, kulit, tulang.

"Penyakit Tuberkulosis bukan hanya di derita oleh masyarakat dari kalangan tidak mampu, akan tetapi penyakit ini juga di derita oleh gitaris band terkenal yaitu santana, seorang jendral besar yaitu Jendral sudirman atau mantan presiden kita, BJ Habibie."
Hal ini di ungkapkan oleh Bapak Pandu Riono selaku Komite Ahli penanggulangan Tuberkulosis
A post shared by mporatne (@mporatne) on

Satu rumah dengan pasien TBC


Pastinya bingung jika salah satu anggota keluarga terkena TBC, oleh karena itu peran kita bersama untuk membantu memberikan dorongan dan dukungan orang terdekat para penderita untuk minum obat tbc secara rutin.

  • Keluarga pasien diberikan traning atau penyuluhan dari dokter mengenai tuberkulosis dan mengawasi saat minum obat. Dengan penyuluhan tersebut maka keluarga pasien di harapkan tidak mendapatkan perbedaan perlakukan.
  • Peta (pejuang tangguh) adalah salah satu komunitas yang terdiri dari mantan pasien tuberkulosis untuk menyemangati pasien lainnya. Dengan begitu di harapkan, melalui obat tbc secara moril bisa membangkitkan semangat hidup antar penderita TBC.
  • Pasien TBC harus memakai masker selama 24 jam dan harus menganti masker tersebut 2 jam sekali.
  • Tidak membuang dahak di sembarang tempat.
  • Rumah yang di tempati para pasein di harapakan mempunyai sirkulasi udara yang sangat baik sehingga kuman akan keluar dan terbunuh dengan sinar matahari.
  • Bagi keluarga yang masih memasak dengan mengunakan kayu bakar di harapkan untuk diganti dengan gas elpiji.Menjaga pola hidup sehat .
  • Melakukan etika ketika batuk seperti tutup hidung dan mulut dengan mengunakan tisu, lalu tisu tersebut di buang ke tempat sampah.
  • Mencuci tangan dengan mengunakan sabun.
  • Sering berjemur dimatahari agar kuman tuberkulosis mati dan ngobrol di ruangan terbuka.
  • Jangan takut untuk berobat dan Jangan lepas minum obat karena obat bisa menyembuhkan dan menghindari dari kematian. Catat ya, Obat TBC itu gratis dan mudah di dapat. Selain itu pula tenaga medis dan fasilitas juga di tingkatkan.

Lalu bagaimana peranmu sebagai pengawas obat bagi penderita TBC dan sebagai orang yang berada dalam satu di lingkungan penderita TBC? Boleh dong , komentarnya, di ketik dong ah.
Share:

37 comments:

  1. Aku mengalami nih mpo satu rumah dengan penderita TB karena mama aku sendiri pernah menjadi penderita TB tapi alhamdulillah sekarang sudah sembuh dengan minum obat selama 6bulan

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdullilah mamanya sehat kembali.

      Terima kasih sudah mampir ke website aku :)

      Delete
  2. Semangat Pak Edi luar biasa y, Mbak. walaupun sebelumnya sempat down, akhirnya bisa bangkit lagi. Beliau menginspirasi banyak orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya bisa kisahnya bisa menginspirasi.

      Bukan hanya untuk penderita tbc, keluarga penderita akan tetapi kita juga sebagai warga.

      Terima kasih mba titi sudah mampir ke blog mpo

      Delete
  3. dukungan keluarga sangat penting ya, untuk tepat waktu minum obat selama 6 bulan agar sembuh dari TB

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener perlu dukungan keluarga, jangan sampai berhenti minum obat.

      Terima kasih mba uci telah mampir ke blog mpo.

      Delete
  4. Ternyata bagus juga ya berjemur di sinar matahari agar kuman mati. Semoga makin banyak pasien TB yang sembuh kembali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak cuma anak balita perlu di jemur loh.


      Oh ya terima kasih sudah berkenan memberikan komentarnya

      Delete
  5. Wah semoga sehat selalu ya, saya pernah merawat anak TB, karena banyak perokok di sekitar rumah. Sedih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doa yg sama buat mba. Sehat selalu ya biar sering main ke blog mpo.

      Delete
  6. Aku beberapa kali mennemukan cerita orang yang menderita TBC akhirnya malah membuang obat-obatannya. Sedih rasanya. Padahal kalau mau teratur berobat insya Allah kan akan sembuh ya, Mpo

    ReplyDelete
  7. Banyak masyarakat yang belum tau..kalo di puskesmas pun ada obat gratis sampai 6 bulan...

    Ini yang perlu di sampaikan ke masyarakat..serta gejalanya..

    ReplyDelete
  8. Ga kebayang tyt obat tbc mudah jg y diaplikasikan. Ak plg sebel klo ad anak kena tb gr2 bapaknya perokok. Hiks rasanya pengen menghakimi sendiri. Thanks for sharing bun!

    ReplyDelete
  9. Keponakanku ada yang kena TB nih, mpo.. Kasian, umurnya belum genap 2 tahun. Perjuangan banget ibunya kalo ngasih obat yg harus diminum tiap hari selama 6 bulan itu. Bantuin doa ya, mpo...

    ReplyDelete
  10. Thanks infonya mpok, jadi nambah wawasan bagaimana menangani pendeeita TBC

    ReplyDelete
  11. Di rumah yg dulu, tetangga seberang rumah ada yg kena tbc dan berobatnya gak tuntas. Jadi kambuhan gitu. Tbc mmg kudu minum obat teratur sampai benar2 dinyatakan bebas dari sakitnya ya.

    ReplyDelete
  12. Naaah obat TB udah gratis lho. Berarti kesadaran pasien untuk rutin berobat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan hanya sekedaran pasien tapi juga perlu dukungan orang tedekat untuk terus minum obat.

      Kita aja kalau minum obat cepat bosen, makanya perlu pengawas minum obat.

      Terima kasih ya sudah hadir dimarih dan memberikan komentarnya. Salam ya buat sid

      Delete
  13. Alhamdulillah ya skrng semakin maju dunia kedokteran obat TBC pun mudah didapat, gratis pula. Tapi amit2 deh jangan sampai kita kena, moag selalu dilindungi Allah dan senantiasa diberi kesehatan aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah sekarang kita bersama pemerintah turut serta dalam membantu TOSS.

      Karena kita dan keluarga juga pastinya tidak mau terkena TBC.

      Salam ya buat keluarganya di rumah, Terima kasih sudah hadir di sini dan memberikan komentarnya

      Delete
  14. aku tiap mampir blog mpok selalu salah fokus aman pantun nya hihi... btw denger kata TBC ngeri ya.. semoga jangan sampe kena deh :(

    ReplyDelete
  15. Di kampung saya masih pada gengsi. Kalau kena TBC itu seolah kena penyakit yg memalukan gitu...

    ReplyDelete
  16. Wah bagus infonya karena anakku dulu kena TBC dan makan obat rutin.

    ReplyDelete
  17. Wah kuman TBC bisa mati kena sinar matahari ternyata. Baru tahu saya Mpok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, ternyata obat tbc itu mudah yaitu sering jemur matahari.

      Terima kasih ya mba , sudah mampir dan berkunjung kesini.

      Delete
  18. Wah info yg bermanfaat. Aku jd lebih paham apa itu TB dan cara penganannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah dan salam ya sama ortumu.

      Terima kasih ya monzalina sudah mampir ke blog Mpo. Tulisan terkahir kamu bagus deh, Mpo sudah baca

      Delete
  19. Saya punya saudara yang TBC, Mpo...
    Alhamdulillah,
    dengan pendampingan dari anak-anak dan perawatan yang baik, beliau bisa bertahan lebih lama meskipun usia sudah lanjut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah saudaranya telah sembuh, Jangan lupa ya, jaga pola hidup sehat terus, biar gak sakit lagi seperti pak edi.

      Terima kasih ya sudah sudi mampir dan memberikan sharingnya disini

      Delete
  20. Wah info yang sangat bermanfaat ini mpo, jadi tau tentang TBC dan bisa tau apa yang harus dilakukan kalau misalnya ada yang kena disekitar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah kalau bermanfaat.

      sering sering dong mampir ke sini, ke blog Mpo

      Delete
  21. Kasih motivasi ke penderita utk semangat minum obat rutin itu pun kayakna dah berguna bgt yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali kata mba Wawa, Kita aja suka bosan minum obat, apalagi kalau sampai lama ,inum obat.

      Terima kasih ya mba wawa sudi bersilahturahmi dan mampir ke blog Mpo

      Delete
  22. Dukungan dari keluarga terutama orang terdekat sangat berpengaruh banget untk kesembuhan penderita TB, karena proses pengobatannya yang lama pasti bikin jenuh penderita TB, padahal kalo lewat 1 kali aja minum obatnya harus mengulang lagi ya mbak kalo ga salah, nice artikel mbak. Bisa nambah oengetahuan buat orang banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul kata mba ria, jenuh itu yang bikin kita down.

      Semangat dari orang sekitar yang bisa membuat kita bangkit.

      Terima kasih sudah bersilahturahmi ke Blog Mpo

      Delete
  23. Wah..wah...penderita TBC harus pakai masker selama 24 jam ya dan gantinya 2 jam sekali... trus suka bgeri ya sama orang2 yg buang dahak di sembarang tempat. Udah jijik..ga tau sopan santun pula... hhmm 😎 Pasien harus sabar san tawakal nih minum obat meskipun dlm jangka waktu lama yg penting kan sembuh total.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kesembuhan dari diri sendiri dan juga dari dukungan keluarga.

      Terima kasih sudah mampir dan berilahturahmi ke blog Mpo

      Delete

Popular

About me

Terima kasih telah bersilahturahmi ke webblog Mpo, untuk kerjasamanya bisa dikirim ke mporatneceria@gmail.com

Contact Form

Name

Email *

Message *