Pengelolaan Sampah Makanan itu Mudah Bisa di Mulai dari Rumah Kita

Sampah Makanan yang disisa di piring merupakan pemandangan yang biasa kita lihat pada saat menghadiri pesta pernikahan. 


Sedih banget melihat beberapa sendok nasi dan lauk masih ada di atas di piring. "duh kok makan tidak dihabiskan ya, coba kalau di kumpulin seluruh orang yang hadir dalam pesta bisa penuh nih  sekarung beras" Pikiran Mpo saat itu. 


Mpo dibiasakan sama mama untuk ambil makan secukupnya terutama di acara pesta. "kalau mau nambah ambil aja lagi tapi sisa dipiring kamu yang tadi harus bersih ya". 


selain kata-kata mama, ada sebuah nasehat yang di lontarkan sama temen blogger Melly yang bisa ambil pelajaran "kita ikut datang ke event buat cari makan. masa sih sudah dapat makanan (nasi box atau makan prasmanan) kita buang-buang. sebisa mungkin makanan ini harus di habiskan ". 

Habiskan makanan mu


Gaya hidup minim sampah merupakan kata yang kurang familiar di telinga kita. 


Kita lebih familiar dengan  kata  mubazir. Padahal gaya hidup minim sampah dan mubazir mempunyai satu kesamaan yaitu tidak akan membiarkan satu butir nasi masih tersisa. 


Gaya hidup minim sampah juga di ajaran agama yang Mpo anut yaitu islam. 


Kita dilarangan melakukan pemborosan hal ini tercantum pada surat al Isro ayat 26-27 yang artinya "Janganlah kamu menghambur-hamburkan secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan". 


Fakta Kemiskinan di Indonesia dan Sampah Makanan


Menurut data badan pangan dunia (FAO) bahwa Indonesia sudah menghasilkan sampah makanan yaitu sebesar 13 juta ton setiap harinya. Sampah makanan ini berasal dari retail, katering dan restoran . 


Apabila sampah makanan sebesar 13 juta ton sampah dikelola dengan baik maka bisa diberikan kepada 28 juta orang.   

Ironisnya menurut badan pusat Statistik 28 juta orang tersebut adalah jumlah orang miskin di Indonesia. makanya tidaklah heran kalau Indonesia menduduki peringkat nomor dua setelah Arab Saudi sebagai penghasil sampah makanan terbanyak di dunia. 

Fakta sampah
Makanan


Tanpa kita sadari dari sepiring makanan yang kita buang berdampak pada ketidaksejahteraan penduduk miskin. 


Pengelolaan sampah makanan dimulai dari rumah.   


Sebenarnya penanggulangan sampah makanan bisa dimulai dari rumah kita sendiri dengan cara mengajarkan  anak kita untuk mengambil makanan secukupnya. hal ini  juga di ajarkan mama sejak kecil. 


Seorang ibu juga mempunyai peranan penting dalam mengatasi sampah makanan dengan memasak secukupnya sesuai dengan jumlah anggota keluarga di rumah. 


lalu kalau sudah ada sampah makanan di rumah, apa yang harus kita lakukan? 


Mpo mendapatkan pelajaran yang bagus saat mendengarkan live streaming tausiah Aa Gym dengan menghadirkan pembicara Gun Gun Saptari hidayat selalu Direktur PD Kebersihan kota Bandung.


Ia mengatakan bahwa sampah rumah tangga harus di bagi tiga yaitu 

1. sampah organik 

2. sampah yang bisa di daur ulang. 

3. selain kedua sampah tersebut.  

Jenis sampah


nah setelah kita memisahkan ketiga jenis sampah maka kita bisa mengelola sendiri sampah dengan cara. 


A. dimulai dari rumah kita bisa mengelola sampah organik. 

Sampah organik merupakan sampah sisa hasil masakan di rumah. 


Sampah organik inilah bisa kita kelola di halaman rumah kita dengan cara mensedekahkan ke alam dengan membuat lubang biopori dengan ukuran 10 cm dengan kedalaman 100 cm.   


Nantinya sampah organik tersebut akan membusuk bisa bermanfaat bagi tanah yaitu bisa memberikan menutrisi  sehingga tanah tersebut menjadi lebih subur dan tidak terjadi banjir ketika hujan. 

Lubang biopori
(Pict by dinas PU) 


Selain itu pula sampah organik juga bisa di berikan pada binatang seperti Ayam. Mpo biasa memberikan nasi sisa atau lauk yang sisa semalam dengan mencampur  bersama dedak.  

Sisa nasi campur dedek


selain ayam, Teman-teman juga bisa membudidayakan lalat hitam atau biasa disebut manggot. 


Lalat hitam ini biasa yang mengkonsumsi sampah organik dan kalau sudah panen maka lalat hitam bisa di jual sebagai pakan ternak dan kepompong bisa digunakan sebagai pupuk.  Harga manggot dipasaran juga tergolong mahal yaitu Rp300.000/kg

Manggot
(Pict by tempo) 


Kita sebagai ibu rumah tangga harus pintar mengelola sampah makanan yang masih layak dimakan sehingga makanan tersebut menjadi makanan yang baru. 


Saat mau puasa syawal, di dapur tersisa sambal balado ikan asin  dan sepiring nasi. akhirnya Mpo bikin nasi goreng dengan mencampurkan kedua bahan tersebut ditambah telur goreng .   

Recycle sampah makanan

B. Sampah daur ulang 

untuk sampah daur ulang sudah dikelola dengan  baik disekitar rumah Mpo. 


C. Sampah selain kedua sampah tersebut 

Selain kedua sampah tersebut kita bisa serahkan ke dinas Kebersihan sampah untuk diolah kembali menjadi energi baru.   


Dampak pengelolaan sampah makanan dari rumah bukan hanya berdampak pada minim sampah di rumah kita akan tetapi juga berdampak pada sebuah kota dengan penurunan angka sampah perton setiap hari sehingga menciptakan kota yang indah dengan  minim sampah. 


jadi masih mikir bahwa pengelolaan sampah itu sulit dan tidak bisa menghasilkan duit? Ayo deh kita mulai mengelola sampah dari rumah.   

di akhir cerita ini Mpo mau berbalas pantun 
Ada lalapan, saat makan nasi goreng. 
Ciptakan kesejahteraan, bantu orang miskin dengan cara ikut pengelolaan sampah makanan mulai dari sekarang

99 comments

  1. Kelihatan sepele tapi menghabiskan makanan kita pun bertanggung jawab pada pengelolaan sampah rumah tangga itu jika dilakukan setiap orang pasti akan ada hasilnya. Kota yang indah dan minim sampah bukan lagi impian jika kita semua melakukan pengelolaan sampah dengan benar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekaki mba Dian apalagi kalau kita melakukan secara bersama-sama.

      Thanks mba Dian sudah mampir ke blog Mpo

      Delete
  2. Budaya buang sampah pada tempatnya udah ketinggalan zaman. Sekarang itu eranya pilah sendiri sampah kita di rumah. Jadi, kita perlu membiasakan seluruh anggota keluarga kita. Menarik mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali saatnya kita pilih sampah.

      Thanks mba Mutia telah bersilaturahmi ke web blog Mpo

      Delete
  3. ane pernah baca tuh mpo, jadi sekarang banyak yang memanfaatkan sampah organik dirumahan di pipa2 gitu terus dijadiin pupuk or apa gitu lupa juga sih istilahnya. krn masalah sampah ini kalo gak mulai dikelola bikin puyeng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar bahkan ada ledakan lonsor sampah akibat gas metana di Tempat pembuangan akhir

      Delete
  4. setuju banget Mpo
    Padahal agama sudah melarang, ajaran nenek moyang juga
    Nampaknya budaya konsumtif yang bikin kita gemar membuang makanan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lapar mata juga mempengaruhi nih dimana kita hanya beli karena napsu pas di makan malah kenyang.

      Thanks mba Maria G sudah bersilaturahmi ke web blog Mpo

      Delete
  5. Setuju memang peran orang tua juga perlu membimbing anak-anaknya untuk makan secukupnya. Saya sendiri saat makan memang harus melihat porsi saat itu, apakah saya sedang lapar sedang atau lapar berat? hehe.. saya juga kalo makan ambil secukupnya, kalo kurang nambah gpp.

    Ironisnya, saat saya berkunjung ke restaurant banyak orang memesan makanan cukup banyak, cuma kadang lihat masih banyak yang tersisa. Kadang 1 piring itu masih banyak nasi dan lauk yang tercecer. Dalam pikiran saya: "kok gak dihabisin, sayang sekali ini mah".

    Btw, yuk ukur porsi makan kita, karena kita sendiri yang tahu berapa banyak makanan yang harus masuk ke perut. OKey?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah bener banget ini Mas Wahid. Beli makan di restoran enaknya ramean, jangan sendiri-sendiri. Pasti gak abis. Beli menu yang disukai banyak orang. Jadi bisa sharing.

      Delete
    2. Benar kalau makan dalam posisi lapar berat. Thanks wahid telah absen di web blog Mpo

      Delete
    3. Selain harganya bisa di tekan kalau beli restoran. Seru aja ngeriung sambil foto-foto

      Delete
    4. Naaah, bener sekali mpo. Sejatinya restoran itu bukan cuma tempat makan. Jadi, kalo ada makanan-makanan yg bisa kita sharing sama teman-teman semeja kita, pasti salefikit banyaknya membiasakan diri kita makan secukupnya. Makin keren lagi kalo restoran tempat kita makan itu juga Green restaurant yg mempraktikkan usaha berkelanjutan, salah satunya memerhatikan aspek pengelolaan sampah bekas makanan.

      Delete
  6. Mahal juga ya harga manggot ini, bisa sampai 300 ribu/kg.

    Iya sejak kecil emang anak-anak harus diajarkan untuk menghargai makanan ya, ambil secukupnya dan dimakan sampai habis.

    Kalau saya, saat ada nasi/lauk sisa kemarin, biasanya dikasihkan sama binatang peliharaan aja. Kebetulan punya ayam, menthok dan juga angsa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau begitu kita samaan dong dikasih ke binatang

      Delete
  7. Kudu kreatif mengelola sampah makanan ya Mpo.
    setujuuu banget dgn aneka tips yg udah Mpo jabarkan di artikel ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar kak, harus sudah pintas dan sadar nih akan kelola sampah sisa makanan dengan bijak

      Delete
    2. Tips sederhana semoga bisa kita praktekan bersama-sama. Thanks ya Nurul telah berpartisipasi memberikan komentar di web blog Mpo

      Delete
  8. Bener banget Mpo. Pendidikan akhlak dan kebiasaan itu HARUS dimulai dari lingkungan terkecil yaitu RUMAH. Kebiasaan yang timbul dari rumah/keluarga, otomatis akan terus terbawa dan berlanjut saat diturunkan kepada generasi berikut.

    Saya merasakan pembiasaan makan harus habis sejak masih kecil. Jadi dulu, saat anak-anak masih kecil dan kita makan di luar, saya sengaja memesan makanan dengan porsi kecil agar lambung masih punya ruang di lambung seandainya makanan mereka tidak habis. Setelah itu anak-anak saya ajak untuk merapihkan meja dengan cara mengumpulkan alat makan di tengah meja agar mudah diangkut oleh petugas. Meja pun dibersihkan dengan tissue agar rapi kembali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Membantu pekerjaan orang lain itu mudah banget dilakukan. Kita sebagai orangtua merupakan contoh buat anak kita

      Delete
    2. Saya juga membiasakan hal ini mbak Annie, menumpuk piring bekas makan dan mengumpulkan di tengah. Biasanya sih bakal dilihatin pengunjung restoran yang lain, tapi cuekin aja

      Delete
    3. Betul banget Mpo. Memberikan contoh itu lebih bermanfaat dan aplikatif ketimbang hanya memerintah

      Delete
  9. Gaya hidup minim sampah makanan, kudu kita lakukan. Jangan lapar mata dan membuat makanan terbuang mubazir ya Mpok

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh akibat lapar mata semuanya jadi terbuang. Thanks Fenny si anak bungsu yang sudi mampir main-main ke web blog Mpo

      Delete
    2. Apalagi udah musim kondangan nih mpok, sebisa mungkin lapar mata kita jaga yak, agar meminimalisir sampah sisa makanan

      Delete
  10. Pengelolaan sampah perencanaan bersama terhadap tanggung jawab kebersihan lingkungan, kesehatan dan kenyamana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tanggung jawab kita bersama bisa di mulai dari rumah kita

      Delete
  11. Sedih ya Mpo, Islam udah ngajarin supaya kita nggak boros, supaya makan secukupnya, supaya peduli pada sesama....tapi yang paling banyak sampah makanannya justru Arab Saudi dan Indonesia. Sediiiih.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga nantinya ada perubahan ya. Berdoa saja dan yakin

      Delete
  12. Wah mantap mpok penjelasannya. Terkait sampah makanan,nah ini nih, sayang banget ya kalo makanan sampai bersisa. Pengen ngehabisin tapi perut udah gak kuat. Jadi kalo makan di warung atau rumah makan kadang dikasih nasinya banyak padahal belum tentu habis nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ditaruh aja di lemari makan. Nanti lanjut lagi makan nih.

      Delete
  13. Pengelolaan sampah yang baik bermanfaat untuk masyarakat di sekitar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masyarakat juga merasakan bersih lingkungan jauh dari bibit penyakit.

      Delete
  14. Nah, iya, masalah sampah ini dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, nasi yang engga dihabiskan kalau tiap hari bakalan numpuk juga. Banyak cara menyiasati sampah, diolah kembali atau didaur ulang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita yang harus pintar dalam pengelolaan sampah makanan.

      Delete
  15. Bener juga ya mpo.
    Sampah makanan orang sekampung kalo dikumpulin bisa jadi banyak

    Duh, barunsadar kalau selama ini sering buang makanan. Mulai sekarang harus berlajar lebih bijak lagi nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari kita sama-sama bijak mengelola makanan

      Delete
  16. Aku tuh suka sedih rasanya pingin nangis aja gitu. Kalau ada nasi atau makanan sisa. Keingetan di sudut bumi lain ada yg kelaparan tapi di sisi lain malah berlebih dan terbuang
    Terakhir belakangan ini juga semakin banyak sosialisasi perihal daur ulang sampah organik tak terkecuali dari sisa makanan
    Setidaknya ada nilai manfaatnya

    ReplyDelete
  17. Alhamdulilah Aa Gym menjadi panutan untuk mengelola sampah ya?

    karena ulama yang peduli akan lingkungan hidup ini masih langka

    padahal Islam mengajarkan untuk menjaga alam, merawat alam

    mengonsumsi makanan berlebihan akan merusak alam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlunya tokoh masyarakat dan alim ulama dalam menerapkan ajaran agama dan mempraktekan dalam kehidupan sehari-hari

      Delete
    2. padahal 5 tahun lalu udah saya ajak lho

      Aa Gym selalu bilang, tunggu waktunya

      Alhamdulilah sekarang mau, mungkin karena yang ngajak Kang Gun Saptari, santri daarut Tauhid

      Delete
  18. Pengelolaan sampah makananan itu emang penting banget ya mpok. Aku pun sebisa mungkin meminimalkan sampah makanan di rumah dengan menerapkan food preparation, masak secukupnya dan meryclcle makanan yang gak habis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sudah bagus kok, apa yang Dyah lakukan.

      Delete
  19. Kami sering mpok bikin nasgor kalau nasi malamnya gak abis.
    Aku tu mau bikin biopori tapi bingung mpok krn rumahku kan di dataran agak tinggi dan insyaAllah gk akan banjir (krn kalau kami kebanjiraj rumah bawahku akan tenggelam) apakah msh perlu juga bikin biopori mpok? Krn setauku ini tu buat pencegahan banjir gtu kan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa juga biopori untuk menyuburkan tanah yang terbuat dari sampah organik

      Delete
  20. naaah aku banget tuh, yang bagian sisa nasi. Biasanya kalau ada sisa nasi aku goreng pakai sambel ditambah telor ceplok udah enak banget...
    Btw, emang pengolahan sampah sederhana gini harus dimulai dari diri sendiri dan dilingkungan kita sendiri, kalau udah gitu baru kita bisa ngajak orang lain ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata kita samaan ya mba Retno. Tos dulu dong kita

      Delete
  21. mengola sampah makanan itu mudah ya mpo
    kuncinya kudu telaten dan konsisten

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar harus konsisten dan sadar bahwa pengelolaan sampah makanan merupakan tugas bersama-sama

      Delete
  22. Ya ampun aku inget nenekku yang mengelola nasi sisaan (nasi basi) jadi kerupuk legendar (bener2 gak nyiain makanan). Enak banget dan renyah... huhu, tapi sayang nenekku udah meninggal dunia pas aku SMP kelas 1.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak tuh kerupuk gender. Mpo juga suka apalagi kalau yang agak asin.

      Delete
  23. Kadang kalau anak misalnya nggak habis, malah kita yang habisin makanannya ya Mpok? Malah jd mbul emaknye. Hehehhe.

    Bener banget nih, kita harus bisa mengukur takaran perut sendiri dan mampu mengola makanan yang tidak habis. Agar tidak menumpuk sampah makanan kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar makanya badan kita jadi gemuk nih.

      Itumah hal biasa di lakukan sama emak-emak

      Delete
  24. Hmm.. saya bingung nih mpo, sama ini : "Apabila sampah makanan sebesar 13 juta ton sampah dikelola dengan baik maka bisa diberikan kepada 28 juta orang. ", maksudnya, sampah makanan yang tidak kita makan itu diberikan ke orang lain? Atau bagaimana caranya membersihkan makanan yang sudah ada di tempat sampah?

    Di luar itu, saya sangat setuju dengan pengelolaan sampah makanan ini. Kalau saya mengusahakan dengan selalu mengambil makanan secukupnya, begitupun anak-anak saya ajarkan untuk seperti itu. Dengan langkah kecil harapannya bisa jadi kebiasaan yang baik untuk mengurangi sampah makanan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nilai sampah makanan sebesar 13 juta perton perhari bisa buat makan orang miskin 28 juta orang

      Delete
  25. ternyata bekas sampah makanan ada manfaatnya juga ya ..., keren mpok ilmu canva-nya diterapkan dalam blog, lebih maju selangkah ya ... memasukkan canva dalam tulisan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah terus belajar nih menerapkan canva

      Delete
  26. Yes, pengelolaan sampah memang harus dimulai dari rumah Kita ya mbak. Karena memang tanggung jawab Kita ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar tanggung jawab kita bersama-sama nih.

      Thanks ya Aisah sudah main-main ke web blog Mpo

      Delete
  27. iya mpo
    aku juga kelola sampah makananku di rumah
    aku pakai keranjang takakura dan felita

    ReplyDelete
  28. Wah ibu rumah tangga idaman banget ya Mpo sampai mikirin pengelolaan sampah makanan dan mengedukasi diri memilah milah sampah. Keren Mpooo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasa aja mba Meyyke. Apa yang kita lakukan untuk kepentingan bersama

      Delete
  29. informasi yang bermanfaat pengelolaan sampah memang banyak terjadi di rumah rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena banyak di rumah makan hal ini bisa diolah dirumah kita juga.

      Thanks mba suci telah bersilaturahmi ke web blog Mpo

      Delete
  30. sedih banget nih saya setiap kali melihat banyak makanan tersisa di piring orang-orang, apalagi saat menghadiri pesta, wiiih banyak banget makanan sisa di piring rang-orang, hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya makanan pada di buang-buang. Thanks mba Ira telah mampir ke web blog Mpo

      Delete
  31. Sering banget emang ya mpo, kalau di pesta ada yang kalap sama menu yang dihidangkan. Semua di comot tanpa dipikirin ini bakal habis atau gak.
    Kan makanan yang gak habis sayang banget karena dibuang, andai setiap orang ambil menu makanan seperlunya aja pasti keren banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar lapar mata itu sebabnya sehingga ambil makanan berlebihan.

      Delete
  32. Nah aku suka recreate masakan pakai lauk leftover semalam hahaha. Persis kaya di nasi goreng balado. Yang penting disimpan dulu di kulkas biar keamanan pangannya terjamin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Mpo juga suka misalnya sisa daging rendang . Malamnya disimpan di kulkas baru deh paginya di jadiin martabak daging

      Delete
  33. Makan yang baik pakai tangan kanan
    Makan nasi lauknya ikan
    Mari kita mengurangi sampah makanan
    Ambil-makan-habiskan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ok Mpo balas pantunnya.

      Makan yang baik pakai tangan kanan.
      Makan nasi lauknya ikan.
      Jangan buang makanan
      Masih banyak orang yang membutuhkan

      Delete
  34. seram jugaa ya ternyata, sampah sisa makan se Indonesia itu jummlahnya 13 juta ton per hari? duuh, coba semua sadar yaa habisin makanan kalau makan apalagi saat ke pesta janganlah menumpuk makanan sampai menggunung gitu jika belum tentu sesuai selera dan sanggup menghabisinya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanya kita jangan lapar mata doang akibat bahaya bagi perekonomian Indonesia

      Delete
  35. Yap, setujuu bangettt!
    Kita kudu bisa mengelola sampah makanan dan sampah apapun secara bijak!
    Bisa yookk, bisaa!

    ReplyDelete
  36. semuanya berawal dari rumah agar kelola sampah makanan bisa tercapai dengan bijak, pilah pilih sampah makanan yang dikonsumsi di rumah dengan baik setiap hari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar dari rumah bisa menciptakan kesejahteraan bagi orang lain.

      Delete
  37. mpo aku juga sama mama kalau makan dari kecil disuruh habiskeeeeun
    sekarang ke anak aku pun gitu, selesai makan, cek dulu hihi karena kalau sisa mubazirrrr yaa
    kudu dilestarikan

    ReplyDelete
  38. Aku terbiasa kalau ada nasi sisa tuh dimasakin nasi goreng ama suami. Jadi nggak mubazir juga buang makanan

    ReplyDelete
  39. Saya termasuk orang yang kalau pesan menu di restoran tuh sedikit, karena memang seperlunya saja. Pernah ada yang komen di fotoku yang sedang makan di resto, mejanya "sepi". Lalu dibilang pelit haha Padahal yang namanya makan itu secukupnya. Seperlunya makan apa. Masak iya semua menu mesti diorder. Ga banget yang namanya lapar mata lalu order banyak. Kalau ga habis sungguh mubazir. Jadi sampah pula.

    ReplyDelete
  40. Saya suka patah hati kalo liat makanan dibuang. Soalnya dulu ngerasain waktu kecil makan diirit-irit. Sejak awal pandemi tahun lalu, karena saya mulai hobi berkebun, sekalian juga belajar bikin kompos. Akhirnya sampah sisa makanan ikut dibikin kompos deh.

    ReplyDelete
  41. secara prinsip aku sdh lama mulai mengelola sampah rumah tangga mpo, tapi emang ngebagi-nya amsih dalam2 kategori sampah. organik sama non organik antara yg daur ulang sm yg engga masih gabung. nah jd keidean klo emang baiknya dibagi 3 macam gini yaa

    ReplyDelete
  42. Inspiratif Mpo...bisa diikuti langkahnya nih. Setuju jika, dampak pengelolaan sampah makanan dari rumah bukan hanya pada mengurangi sampah rumah saja tetapi juga berefek baik kota dengan penurunan angka sampah perton setiap harinya

    ReplyDelete
  43. kalau di rumahku makanan sisa juga dikasih ke ayam, mbak. pengen juga nih bikin biopori biar sampah di rumah bisa dimanfaatin

    ReplyDelete
  44. Pengelolaan sampah dari rumah, dipilah-pilah tapi kadang truk sampah menyatukan kembali sampah-sampahnya nih mpok. Ya ampun sampah sisa makanan banyak juga ya

    ReplyDelete
  45. Iya mpo, di rumah juga kalo ada makanan sisa, aku jadikan makanan baru. Kayak sambel goreng kentang, aku buat isian arem-arem. Nasi sisa dijadikan cireng atau nasi goreng. Kalo punya ayam peliharaan enak, makanan sisa bisa untuk makan mereka.

    ReplyDelete
  46. Kalau dipilah jadi 3 jenis sampah gitu kayanya lebih mudah ya mengelola sampah. Cuma sekarang belum punya tempat untuk buang sampah organik nih. Jadi masih dijadikan satu dengan sampah dapur lain. Tapi ke depannya pasti bisa.

    ReplyDelete
  47. Makasih mpo sharingnya.. Aku biasanya buang sampah bekas sayur di taman, jadiin satu sama sampah kulit buah dan daun. Kadang cangkang telur juga aku jadiin satu. Kalau untuk botol biasanya aku plastikin sendiri.

    ReplyDelete
  48. setuju pake bNget mpo
    Mengelola sampah makanan itu mudah
    aku juga saat ini sudah mengelola sampah makananku sendiri di rumah

    ReplyDelete
  49. Wooow, banyak banget sampah sisa makanan di Indonesia. Makanya aku tuh suka bilangin anakku, buat ambil makanan yang sekiranya dia bisa mwbghabiskan, biar gak mubazir dan ternyata selain mubazir ada dampak yang sangat buruk kalau kita membuang sampah sisa makanan

    ReplyDelete
  50. Aku paling sedih mpok kalau ada makanan sampai nyisa trus dibuang gtu, makanya sekarang kalau belanja dan masak pun ya secukupnya aja. Yg penting tau porsinya utk meminimalisir buang2 makanan. Kyk buang2 rezeki aja rasanya. Selain juga supaya gak terlalu banyak sampah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya jangan masak berlebihan nih. Thanks mba April sudah mampir ke web blog Mpo

      Delete
  51. Nasi kalo berlebih seringnya juga kuolah lagi mpok..ya jadi nasgor, jadi kroket nasi..aman deh jadi gak langsung main buang aja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cireng juga enak mba Diane. Aih kita jadi ngomongin makanan nih

      Delete
  52. sampah makanan ini kadang ga keliatan mata ya dipikir hal biasa
    ternyata kalau dikumpulkan ternyata berbahaya banget
    sedih banget ya kalau numpuk hikz
    makanya aanak-anak pun aku berharap makan secukupnya biar makanan ga sisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mba echi anak-anak harus di ajarin sejak dini biar kelak dewasa tetap ambil makanan secukupnya

      Delete