Satu cerita berjuta cinta

Mpo Berbalas Pantun dengan Ketua MPR

Pantun merupakan bagaian untuk mengungkapkan sesuatu. mulai dari sebagai bentuk rasa terima kasih, nasehat hingga sindiran.

Dalam pelantikan presiden Jokowi dan Ma'ruf Amiin ada yang berbeda kali ini yaitu Bambang Soesatyo sebagai ketua MPR melontarkan pantun yang ok punya.

Mpo sebagai warga negara yang ikut bergembira atas pelantikan kedua pasangan ini juga ingin berpartisipasi membalas pantun tersebut.

Oh ya sebelum Mpo berbalas pantun dengan ketua MPR. Mpo mau sedikit cerita tentang pantun.

Satu kesatuan antara Mpo, pantun dan blog.


NKRI harga mati, hal inilah yang tidak bisa di ganggu gugat. maka antara Mpo, pantun dan blog merupakan kesatuan. Teman-teman yang sering bersilahturahmi ke blog Mpo pastinya sering melihat, Mpo selalu menuliskan satu buah pantun di dalam artikel blog. 

Pastinya teman-teman banyak yang mengira web blog Mpo mirip seperti website dagang kuliner khas betawi. 

Aih, Mpo aja tidak tahu sama sekali sampai akhirnya Mpo melihat salah satu website dan salah satu instagram penjual kue khas betawi. Toko tersebut merupakan langganan mantan presiden SBY. 

Ide membuat pantun di blog


Bagi yang belum mengenal Mpo sewaktu masih imut-imut, Mpo adalah seorang kuter, bahasa keren sih kuis hunter. 

Berawal dari sering jadi kuter maka Mpo terlatih untuk menjawab pertanyaan atau menjawab tantangan yang di berikan oleh perusahan. 

Awal sih suka sebel bahkan tidak pernah ikutan sama sekali setiap brand ngadain kuis dengan menyuruh kita membuat pantun. Hahaha bahasa keren selalu bilang skip dulu ah. 

Sampai akhirnya Mpo kepo banget sama salah satu teman kuter yang berdomisili di luar kota yang sering menang kuis lewat pantun. 

Ah akhirnya Mpo memberanikan diri untuk mengikuti tantangan membuat pantun. Setelah belajar membuat pantun akhirnya Mpo menang juga kuis berpantun ria. Bahkan setiap minggu Mpo menang kuis dengan tema pantun, alhamdullilah aja.   

Sekarang Mpo masih kuter dan masih ikutan kuis lewat pantun walaupun Mpo sering kalah.  

Nah, balik lagi kenapa di blog Mpo ada pantun nya? Karena mau bikin sedikit berbeda dengan mengeluarkan jurus pantun sesuai kemampuan ku. 

membuat pantun tidaklah mudah yang terdiri dari dua kalimat yaitu dua baris berisi sampiran dan dua baris merupakan isi. terkadang Mpo menemui kesulitan dalam membuat pantun akan tetapi dari situlah proses Mpo belajar bikin pantun. 

Berbalas pantun dengan ketua MPR. 

Saat kita berpantun ria tidak afdol kalau kita tidak membalas orang yang sedang berpantun.

Pengalaman Mpo beberapa waktu yang lalu, ada beberapa orang yang follow akunt twitter @mporatne gara-gara Mpo iseng-iseng membalas pantun yang mereka tulis. Pada saat itu hastag pantun sedang tranding topic.  

Nah, kali ini di dalam Blog it's me Mpo membalas pantun yang di lontarkan oleh ketua MPR, Bambang Soesatyo. 

Ada empat pantun yang di lontarkan Bambang Soesatyo saat pelantikan presiden dan Mpo mau membalas pantun tersebut supaya ketua MPR tidak dikacangin, opst, hahaha. 

Bambang Soesatyo memberikan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pasangan yang akan di lantik pada tanggal 20 Oktober 2019.

"Bernyanyi berdendang sambil gembira.  Tanda hati sedang berduka cita. 
Jika berkuasa janganlah lupa. 
karena rakyatlah kita dipercaya,”. 

Mpo membalas pantun dengan kata-kata seperti ini

"Bernyanyi berdendang sambil gembira.  joget bersama pelipur lara.
kami selalu penuh harapan dan selalu berdoa.
di tangan mu kami percaya, Indonesia bisa Jaya".
Selain itu juga Bambang Soesatyo juga memberikan ucapan terima kasih kepada Yusuf Kalla dalam sebuah pantun. 

"Buah nangka buah durian.
tak dapat dijadikan minuman. 
sungguh besar pengabdian. 
tak sanggup ditatar kebaikanmu".  

Mpo juga mau ah berpartisipasi memberikan ucapan terima kasih kepada Yusuf Kalla.  

"Buah nangka buah durian. 
tak dapat dijadikan minuman. 
Yusuf Kalla melepas jabatan dengan keikhlasan. 
Kembali kemasyarakat sebagai bentuk pengabdian".
Ketua mpr jago pantun
Pantun buat Yusuf Kalla
Selama masa kampanye pasangan Jokowi - Ma'ruf Amiin bersaing ketat dengan rencana program Prabowo. Walaupun program Prabowo bagus akan tetapi suara rakyat yang menentukan dan kemenangan Jokowi berdasarkan hati suara rakyat. 

Bambang Soesatyo memberikan pantun kepada Prabowo

"Dari Teuku Umar ke Kertanegara. 
dijamu nasi goreng oleh Ibu Mega. 
Meski Pak Prabowo tak jadi kepala negara.  tapi masih bisa tetap berkuda dan berlapang dada,".  

Nah, Mpo mau berbalas pantun sebagai bentuk apresiasi ucapan terima kasih karena Prabowo bisa dijadikan contoh orang yang cinta tanah air.  

"Dari Teuku Umar ke Kertanegara. 
dijamu nasi goreng oleh Ibu Mega. 
Pak Prabowo tidak jadi pemimpin negara.  tapi tetap jadi kepala rumah tangga".
Kalah prabowo jadi presiden
Kalah Prabowo tidak kecil hati
di akhir pelantikan Jokowi - Ma'ruf Amin, Bambang Soesatyo juga berpantun nasehat untuk seluruh rakyat indonesia   

"Jalan jalan ke Ke gunung Jati. 
Singgah di pasar beli kemiri. 
Kita semua harus siap mati. 
Demi mempertahankan NKRI,”.  

Mpo yang juga turut bergembira atas terpilihnya Jokowi juga ingin berpantun   

"Jalan jalan ke Ke gunung Jati. 
Singgah di pasar beli kursi. 
Kita semua harus punya harga diri.  
Jangan jadi sampah masyarakat di negri sendiri".
Ketua MPR memberikan pesan untuk rakyat Indonesia
Pesan ketua MPR
di akhir cerita ini Mpo mau berbalas pantun.  

Ada jokowi, ada maruf amin.
Berbalas bantun dengan orang terpenting di negri ini. lewat pantun, hubungan ketua MPR dengan rakyat terus terjalin.
Share:

No comments:

Post a Comment

Popular

Contact Form

Name

Email *

Message *