Sunday, 27 May 2018

Social Trip, Tidak sekedar Jalan Jalan

social trip
Blogger dan Peternak Desa Nyalindung
Jalan jalan yang akan kita bahas di dalam blog, kali ini, sebelumnya Mpo mau pantun ah,

Jalan kehidupan
Ada suka dan duka
Social trip bukan sekedar jalan jalan
Social trip bisa melihat perubahan menjadi bahagia

Sudahkah kamu melakukan Social trip?pastinya kamu pernah jalan-jalan? ngomongin jalan jalan, selama ini kamu jalan jalan sudah sampai mana? Sudah keliling Indonesia atau melebarkan sayap ke berbagai Negara.

Nah, kalau Mpo merupakan salah satu yang yangberuntung karena mempunyai om dan tante yang berada di luar daerah, Jadi kalau orang traveling, Mpo bersilahturahmi sambil jalan jalan.

Alhamdullilah sejak jadi blogger, Mpo beberapa kali ikutan social trip ke Pertanian desa Cirangkong-Subang , Pertanian di Desa Sindang Jaya- , pertenakan kambing di desa Nyalindung-Sukabumi,

Ada yang berbeda ketika menjalani perjalanan travel ke daerah dan saat melakukan socialtrip yaitu:
  • Daerah terpencil
Tidak mudah ke daerah social trip, jalan yang penuh liku dan turunan yang tajam harus kita lalui. Bahkan perlu kemahiran tingkat tinggi para supir untuk dapat sampai ketempat tersebut.
  • Pemandangan yang indah.
Hamparan gunung dan pohon pohon yang rindang di tambah lagi suasana alam pedesaan membuat kita tidak berhenti untuk ber wefie ria.
  • Mentari pagi, sambut dengan kerja.
Ketika Mpo masih berbalut baju dingin yang tebal, para pekerja memulai aktivitas paginya dengan bekerja memberi pakan hewan ternak
  • Hidup sederhana
Saat melakukan socialtrip, kita bisa merasakan kehidupan desa yang berubah dengan meningkatnya pendapatan warga. Walaupun peningkatan pendapatan, akan tetapi kehidupan mereka tetap ramah, sederhana dan menu makannya yang di sajikan juga makanan ala pedesaan.
  • Semangat gotong royong dalam paguyuban.
Terbentuknya paguyuban di daerah social trip membuat para petani dan peternak bisa saling berbagi dan mencari solusi bersama dengan pendamping kelompok tani ataupun peternak.
social trip 2
  • Kreatif.
Dimasa masa yang sulit, membuat orang jadi kreatif yaitu dengan membuat adanya alat transportasi Grandong yang bisa mengangkut rumput untuk pakan sapi sebanyak 4 ton, Kebanyang dong suppensi yang dipakai.
 jalanjalan 2
  • Panen dan bincang dengan warga
Ada hal yang paling menyenangkan ketika bisa berbincang dengan petani maupun peternak, dimana kita berbincang santai sambil menikmati hasil pertanian ataupun segelas susu hangat,
jalan jalan
Saat panen dengan memotong buah sendiri, itu juga merupakan bagian yang tida terlupakan. Apalagi kaya Mpo, yang tidak pernah nginjek lahan perkebunan. Begitu lihat perkebunan dan memetik langsung pastinya moment yang tidak terlupakan.
A post shared by mporatne (@mporatne) on
Keberhasilan socialtrip bukan sekedar keberhasilan satu pihak saja, akan tetapi banyak pihak yang membantu dalam mengali suatu potensi daerah menjadi lebih produktif, salah satunya adalah peran masyarakat.

Pastinya bertanya tanya, Kok peran masyarakat ya?
Iya, karena masyarakat yang sadar akan kewajiban membayar zakatlah yang bisa membantu suatu daerah menjadi lebih maju dan warga tersebut menjadi Muzzaki.

Dengan zakat yang di kordinir secara lembaga kredibilitas terpecaya dan di audit maka kita akan bisa melihat banyak manfaat nya diantaranya dibangunnya sekolah khusus buat anak yang tidak mampu, rumah sakit, beasiswa untuk mahasiswa, membangun daerah tetinggal menjadi daerah produktif, minimarket dll.

Akan tetapi sangat disayangkan diantara kita masih banyak yang belum paham dan mengerti akan kewajiban membayar zakat. Kita hanya mengetahui sekedar zakat fitrah. Padahal beragam zakat yang di ajarkan dalam agama seperti perniagaan, zakat mal, zakat emas,zakat penghasilan dll.

Menurut data BazNas pada 2017 potensi zakat sangatlah besar yang belum di gali yaitu sebesar 281 Trilun rupiah sedangkan yang baru terhimpun hanya 5,9 Triliun. Mengingat potensi zakat yang sangat besar yang belum di gali maka dari kesadaran diri sendirilah mulailah kita.

1. Niat
Niat untuk mensucikan harta kita dengan zakat.

2. Kebiasaan
Setiap gajian yang diterima, maka pas ke ATM yang dilakukan seelah menekan nomor Pin adalah menekan tombol transfer untuk membayar zakat. Lakukan hal ini menjadi sebuah kebiasaan sehingga kita tidak perlu lagi menunda menunda untuk membayar zakat.

3. Potong langsung
Memberikan wewenang kepada lembaga zakat ataupun perusahan, tempat kita bekerja untuk memotong langsung gaji kita ataupun melalui pemotongan melalui kartu kredit.

4. Ajak dan ingatkan keluarga.
Mulailah dari keluarga kita sendiri, dengan mengajak keluarga untuk berzakat dan mengigatkan betapa pentingnya zakat. Semakin banyak anggota keluarga yang berzakat dan saling mengigatkan, pastinya harta di dalam keluarga tersebut menjadi suci.

5. Antar
Jika kamu termasuk orang yang super sibuk, tidak ada salahnya jika kamu meminta panitia zakat untuk menjemput zakat yang ingin kamu bayarkan.

6. Jangan malu bertanya
Jika ada permasalahan seputar cara menghitung zakat, maka kamu jangan ragu untuk bertanya kepada ustad ataupun lembaga zakat.

Zakat lembaga atau dikordinir sendiri.


Membayar zakat itu bagusnya melalui lembaga atau dikordinir sendiri dengan membagikan di lingkungan sekitar? Menurut Mpo sih, lebih baik di salurkan melalui lembaga, hal ini kita bisa membantu daerah terpencil untuk lebih maju . semakin banyak daerah terpencil maju akan berdampak pada kemakmuran Indonesia.

Salah satu lembaga zakat adalah Dompet Dhuafa yang telah berkecimpung dalam Zakat, infaq, Shodakoh, Wakaf selama 25 tahun. Pengalaman yang panjang dalam mengelola dan membantu masyarakat yang kurang mampu.

Dompet Dhufa yang terdiri dari 12 cabang akan tetapi juga tersebar di lima negara yaitu Amerika, Hongkong, Australia, Jepang dan korea.

Dengan mempercayakan kepada lembaga zakat, maka kita tidak perlu lagi pusing memikirkan apakah orang yang kita tuju memenuhi syarat orang orang yang berhak menerima zakat, yaitu terdiri dari 8 kreteria golongan.

Pemberian zakat melalui lembaga pastinya ada badan khusus yang mengawasi dan mengaudit arus keuangan dan sebagai penghimpun dana masyarakat, maka masyarakat juga bisa melihat kinerja dan data keuangan yang telah di publikasikan melalui media massa.

Zakat yang kita percayakan kepada lembaga maka kita tidak hanya membantu daerah terpencil di negri sendiri akan tetapi kita bisa juga membantu negara miskin di belahan bumi.

Berawal dari zakat, bisa mensucikan harta kita.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Berawal Dari Zakat, #25thnMembentangKebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa cek info lomba di donasi.dompetdhuafa.org/lombablog”

Keterangan: Mpo adalah sebutan kakak perempuan dalam budaya betawi

61 comments:

  1. Saya kalau jalan-jalan baru sampai Padang aja Mba dari Bandung. Sekalian mudik hehe. Pengen bangettt jalan-jalan apalagi emak butuh me time. Tapi harus nabung dulu nih kalau mau jalan-jalannya jauh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah pengalaman menarik saat liburan.

      Terima kasih bunda telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  2. Moga makin banyak yg sadar akan pentingnya berzakat ya mbak. Dompet dhuafa sudah sangat dikenal sejak dulu. Makin banyak dhuafa yang terbantukan karenanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena zakat anjuran agama.

      Terima kasih mba Elva telah bersilahturahmi di blog Mpo

      Delete
  3. Zakat termasauk salah satu cara membersihkan harta kita ya mpo. Semoga dengan kesadaran membayar zakat jadi berkah bagi sesama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin.

      Terima kasih mba hida telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  4. Saya juga biasa ke lembaga mba, berasa lebih afdol aja gitu. Dan salut dengan social trip, jalan penuh manfaat ini mah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba Dwi telah berbagi cerita di blog Mpo

      Delete
  5. Aku akuuu mpo, hobu banget social trip. Apalagu jamannya mahassswa, suka bikin social trip sendiri trus ngerekrut volunteer. Seru bangeeeet. Btw DD emang kerenssuh program2nya aku udaa beberapa kali ikutan termasuk yg social trip dari DDVolunteer. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Virsya telah berbagi cerita di blog Mpo

      Delete
  6. Suka dengan program pemberdayaan dari Dompet Dhuafa, karena membuat orang-orang semakin berdaya dan jadi ingat buat saling berbagi.
    Bermanfaat artikelnya, dan semoga menang lombanya Mpok. #SemangatCiee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin , Terima kasih atas doanya

      Delete
  7. saya baru tahu ada social trip ini hehehe
    apa saya yang kudet ya
    tapi asyik juga ya...selain jalan juga bisa melakukan aktifitas bermanfaat
    oh ya...zakat jika disalurkan ke lembaga yang tepat memang akan memberikan banyak manfaat
    dompet duafa contohnya yang berhasil mengelola zakat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo deh mba ajak keluarga untuk melakukan social trip.

      Terima kasih mba Ina telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  8. Ini bener banget kak. Zakat memang harus dibiasakan dan penyaluramnya juga harus jelas. Alhamdulillah tiap taun kami selalu membayar zakat yang sudah jelas penyaluran dan penerimaannya.

    ReplyDelete
  9. Hmmm... Ngomong2 soal sosial trip, jadi keinget waktu aq ditugasin ngajar di daerah tertinggal dulu. Suka dukanya itu loh... Tapi di sana aq gak bagiin zakat, soalnya semua orang Katolik, cuma aq sendiri pendatang yg beragama Islam. But, it's no problem. Semua saling menghargai & menghormati, asalkan kitanya juga punya attitude ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Aminnatul sudah berbagi cerita di Blog Mpo. Pastinya pengalaman Aminnatul sangat berkesan dan memiliki cerita yang mendalam.

      Delete
  10. Wah berkesan banget nih kegiatan social trip seperti ini ada acara panen yang bikin makin seru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Acaranya memang seru, Makanya Mba Indri , sekali kali ajak Aira untuk datang ke sini.

      Terima kasih Mama Aira sudah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  11. Seruuu banget bisa ikut social trip seperti ini. Selain bisa mendapat ilmu dan teman baru, kadang kita diajak bersyukur yaaa. Duh jadi kangen kuliah kalau liat orang di lapang dan packing-packing sayuran hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bersyukur itu penting, Terima kasih atas sharingnya cerita, Putri.

      Delete
  12. Baru tahu tentang sosial trip dan ada acara ikut bercocok tanamnya segala. Asyik banget ya kalau bisa ikutan jalan-jalan sekalian melakukan kegiatan sosial begini. Mudahan suatu hari aku juga bisa ikutan.

    ReplyDelete
  13. Jadi ingat masa-masa KKN. Kurang lebih seperti social trip ini. Ada kebahagiaan tersendiri bisa memberikan bantuan meski hanya berupa tenaga kepada masyarakat sekitar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ternyata pengalaman mba Cintia banyak juga ya.

      Terima kasih mba Cintia telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  14. Andaikan punya waktu banyak, aku juga pengen nih ikut kegiatan begini. Pengennya sekalian ngajak anak2 supaya kereka tau banyak kehidupan lain di luar sana yg membuat mereka harus banyak bersyukur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba, lihat ini jadi lebih bersyukur.

      Terima kasih mba Wian telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  15. Wahhh seru sekali ya mpoo.. Nge trip ke desa - desa.. Saya jadi kangen kampung halaman.. Lihat hasil kebun bikin mata segar.. Ilmu juga bertambah.. Para petani ini biasanya mmg tidak pelit ilmu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nanti mba fitri ajak Mpo ya ke kampung halamannya.

      Terima kasih mba Fitri telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  16. Sudah kewajiban umat islam lah utk berzakat dikala punya rejeki. Biar rejeki yg kita terima jadi barakah. Dan bisa saling bantu yg kekurangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba ade.

      Terima kasih mba ade telah bersilhaturahmi ke blog Mpo

      Delete
  17. Wah keren mpok jalan-jalan menikmati keaneka ragaman dompet dhuafa. Btw, itu sayuran dijual berapa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung jenis sayurannya.

      Terima kasih mba tika, telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  18. Cieee mpo ngebolang mulu, hebat euy hehe... aku setuju sama tulisan di atas dengan zakat dapat memajukan perekonomian umat 😊 jadi lebih disadarkan lagi kalo zakat itu harus dibiasakan ya mpo. Tks sharingnya bermanfaat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rezeki namanya.

      Terima kasih mba Bella telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  19. Mpoooo... panen buah naga itu looh yang aku mauu petik. Btw simpok nih ngebolang kagak ajak2 anee, kan mauu ikot juga atulaah, mau lihat mentari pagi eeaa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah teteh juga kalau jalan jalan tidak ngajak Mpo. Daftar bareng yuk ikutan social trip.

      Terima kasih teteh hanie telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  20. Asik banget ya mpo, jalan-jalan sambil berbagi. Ada nilai plus, ga hanya refreshing. Kapan ya DD bikin acara begini lagi. Mauuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tanya saja sama Dompet Dhuafa dengan lihat status social medianya.

      Terima kasih mama SID telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  21. Senang sekali ya mbak, sambil traveling menyerap kehidupan sosial masyarakat sekitar. Kita jadi lebih empati. Menarik nih ulasannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba Maria atas pujiannya dan terima kasih telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  22. Kalau jalan-jalan sambil beramal tuh enak ya, manfaatnya dunia akhirat. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah, benar kata mba Silvia.

      Terima kasih mba silvia telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  23. mpo kalau ada event social trip lagi mau dong ikutannn.. sukses selalu untuk dompet dhuafa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Daftar aja mba Maya ke dompet dhuafa.

      Terima kasih mba Maya telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  24. Mpo mau dong diajak kalo ada acara sosial gitu. share2 ya mpo di grup. hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pantengen aja media socialnya .

      Terima kasih mba Hani telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  25. Melalui kegiatan ini membuka sudut pandang bahwa trip bukan sekedar jalan2. Tp tdk sedikit yg mengemban misi sosial

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba Siti, terima kasih mba Siti telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  26. Seharusnya lebih banyak lagi Orang Indonesia yang melakukan social trip. travelernya bisa traveling sekalian dapet pelajaran sekaligus berbagi gitu terutama untuk masyarakat kawasan2 terpencil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba pancani

      Terima kasih mba pancani telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  27. sebagai umat islam sudah wajib berzakat bukan hanya di bulan ramadhan saja yah mpo, semoga kita selalu ingat zakat setiap mendapatkan rezeki.amien

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin

      Terima kasih mba sadewi telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  28. Keren dan inspiratif, jalan2nya ada nilai plusnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah.

      Terima kasih mas Agung telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  29. Aku baru tahu istilah social trip. Menarik ya sambil berlibur sekaligus bersosialisasi dan mengenal kondisi sekitarnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo deh ikutan juga.

      Terima kasih telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  30. jalan-jalan sambil merasakan makna sosial ya mpo... mantab nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullilah

      Terima kasih mas slamet telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  31. Jalan2 yg model socialtrip ini yg Punya nilai di dalamnya. Bener bgt mpo, ga Cuma sekedar jalan2. Tapi bisa silaturahmi dan mengunjungi desa terpencil itu sesuatu bgt. Pasti seru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. seru sekali

      Terima kasih abang nur telah bersilahturahmi ke blog Mpo

      Delete
  32. Socialtrip itu seru banget, banyak hal yg bisa dipelajari ya

    ReplyDelete