Satu cerita berjuta cinta

Mau Minum Obat Ilegal? No. Mari Tolak Penyalahgunaan Obat Ilegal



Pantun:
Mari kita tolak penyalahgunaan obat
Kasus narkoba bikin Jokowi jadi kesal
Sudah saatnya anda bertobat
Jangan Menjual dan membeli obat ilegal.

Haruskah hidup di akhiri dengan cara tragis? Haruskah menyelesaikan masalah dengan menambah masalah dan bukan mencari cara penyelesaian? Generasi Millenial yang sedang mencari jati diri biasanya suka mencoba-coba hal yang baru yang berakibat fatal pada kesehatan dan masa depan. Pernahkah kamu mencoba pil PCC atau pil jin atau tramadol ?duh jangan sampai deh anggota keluarga kita memakainya,nauzubilllah minzalik. Sekali mencoba pasti ketagihan dan untuk berhentinya perlu niat yang kuat. Bimbingan orangtua, lingkungan dan konseling. Daripada minum obat-obat ilegal dan berbahaya tersebut lebih baik uangnya kamu gunakan untuk ke fitness centre.



Obat ilegal itu termasuk narkoba dan obat palsu yang tidak memiliki izin edar BPOM. “Pakai narkoba itu norak dan kampungan” kata Bimbim Slank saat di tanya oleh Presiden RI saat pencanangan aksi Nasional Pemberantasan Penyalahgunaan Obat. Pertanyaan Bimbim Slank ini bisa menjadi bahan centilan kaum millennial yang masih memakai obat illegal termasuk narkotika . Sekarang zaman nya berkreasi dan membuat kreativitas yang bisa menghasilkan uang seperti bikin video di youtube, starup bisnis dll.

Pada tanggal 3 Oktober 2017, Mpo dan anggota komunitas BloggerCihuy pagi-pagi sudah sampai ke lapangan utama Bumi Perkemahan, Cibubur untuk mengikuti Pencanangan Aksi Nasional Penyalahgunaaan Obat yang di canangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Semua elemen termasuk mengajak masyarakat bekerjasama untuk memperkuat pengawasan obat dan penyalahgunaan obat termasuk narkoba.Seru banget saat Presiden Jokowi memanggil dan menanyakan langsung kepada Kabereskrim Komjen Pol Ari Dono karena saat itulah para undangan yang hadir mengetahui bahwa ada sanski hukum yang harus di hadapi jika melanggar dan pihak kepolisan menindak tegas baik pelaku kejahatan. Hal ini bisa jadi pendidikan hukum dan pelajaran yang penting bagi kita semua termasuk para undangan yang hadir seperti anggota komunitas, pelajar.

“Penjara adalah sanksi yang di berikan kepada pelaku kejahatan dan kepolisian juga memberikan kegiatan preventif mulai dari penyuluhan di sekolah sekolah tentang bahaya nya narkoba,psikotropika”
ujar Kabereskrim Komjen Pol Ari Dono. Presiden Jokowi juga merasa jengkel dengan maraknya obat terlarang dan obat illegal dengan memberikan pernyatakan “Bahwa masalah narkoba, obat illegal merupakan masalah kemanusian yang bisa mengancam masa depan anak bangsa”.

Selain tindakan tegas dari aparatur hukum yang ada di Indonesia. “ nantinya kedepan di harapkan kami segera bergulir UU Pengawasan Obat dan Makanan agar adanya payung regulasi dan dan memperkuat SDM serta labotarium pengawasan obat dan makanan yang sifatnya lintas sektoran” ujar Ibu Penny K Lukito selaku Kepala BPOM RI.

Di acara itu pula presiden di damping Kepala BPOM RI, Mentri kesehatan dan Kabreskrim melakukan pemusnahan secara simbolis barang bukti hasil pengawasan BPOM selama tahun 2014-2016 dengan nilai ekonomi mencapai 61,55 milyar rupiah. Wow angka yang sangat fantastis.

Nah di acara itupula menghadirkan music Slank yang menghibur para tamu undangan membuat suasana menjadi riang lupa waktu dan lupa usia dengan joget dan loncat loncatan mengikuti alunan music. Di antara iringan music yang sedang di dendangkan Kaka slank juga  memberikan edukasi dengan mengatakan “pengguna narkoba kalau perlu hukumannya sama dengan pengedar narkoba, setuju ?”.

Seperti yang kita ketahui bersama, sedari dahulu group Slank sangat konsisten terhadapi anti narkoba. Nah bagaimana dengan kamu ya, Apa sih yang kamu lakukan dalam memerangi obat ilegal termasuk narkoba? Pernahkah kamu mengkomsumsinya dan kenapa sih mengkomsumsinya? Ingat loh kata Bimbim “Kamu norak dan kampungan”. Yuk berhenti dan bersama sama ikut serta dalam mengawasi dan membantu pemerintah dalam menangani masalah obat ilegal .
Share:

No comments:

Post a Comment

Popular

Contact Form

Name

Email *

Message *