Monday, 4 September 2017

Tokoh Pemeran Film Jembatan Pensil



Pantun
Ondeng, murid kebutuhan khusus yang ingin hidupnya berguna
berteman dengan 4 orang jalinan persahabatan
Keindahan Pantai di Kabupaten Muna
Film jembatan pensil , realita kehidupan anak sekolahan di pedalaman


Pemain di film Jembatan Pensil.


Minggu 3 Spetember, pagi yang indah dengan sinarnya matahari yang menghangati dan mensemangati tubuh ini . Pagi ini, Mpo sudah bebenah rumah sebelum berangkat ke suatu event. Arus lalu lintas pagi ini sangat lancar dan alhamdullilah tidak terkena macet sehingga memudahkan Mpo untuk sampai di Gandaria City untuk menonton Gala Premiere Jembatan Pensil. Jembatan pensil adalah film anak anak dengan unsur drama. Para pemain jembatan pensil tidak hanya orang dewasa akan tetapi juga tokoh anak anak.tokoh anak anak dimainkan oleh :Didi Mulya, Azka Marzuqi, Angger Bayu P, Nayla D Purnama, Permata Jingga, Vickram Priyono. Sedangkan actor dan akris yang turut serta bermain dalam film ini adalah Meriam Belina, Kevin Julio, Alisia Rininta, Andi Bersama, Agung Saga, Deden Bagaskara, Roy Turaekhan.


Alur cerita ini mengkisahkan kehidupan yang terjadi dalam masyarakat pedalaman yang serba kekurangan akan tetapi semangat untuk mencari ilmu. Dialog antara bapak ondeng dengan ondeng adalah dialog yang bikin mewek, Hal itu wajar terjadi karena sebagai seorang piatu dengan kebutuhan khusus pastinya sang ayah tidak ingin ada orang yang menyakiti Ondeng ketika ia ditinggal untuk melaut oleh ayah. Dialog tersebut ditambah makin mengharu biru di iringi suara petir yang keras yang menambah Alur cerita yang menyentuh hati yang bikin Mpo sempat mewek .

Para pemain anak sangat baik memerankan perannya apalagi tidaklah mudah memerankan anak penderita tuna netra dan grahita. Di film ini mengambarkan kisah dibalik kebutuhan khusus ada suatu kelebihan yang Tuhan kasih kepada kita. Dari film ini mengajak masyarakat bahwa kita bisa berteman dengan siapa saja termasuk dengan orang yang berkebutuhan khusus .

Tokoh seorang ibu di film ini tokoh tersebut masih dipercayakan kepada tante Meriam Beliana. Tidak lengkap rasanya kalau tante Meriam Belina dengan karakter orang yang cerewet , tidak sabaran, materialistis, tegas . Acting tante Meriam Belina bikin gemes dan ngeselin tapi di balik kecerewetan tante mer ternyata ia seorang volentir usaha kain tenun yang memperkerjaan ibu-ibu di desanya. Dibalik kecerewetanbnya, ia mempunyai sikap yang tegas sehingga tante Merliam Belina tidak segan memarahi ibu-ibu yang kualitas tenunannya tidak memenuhi standar . Tante Meriam Belina ternyata ia sosok ibu yang baik hati dan ingin selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya . Alhamdulliah kecerewetan tante Meriam Belina bisa di imbangi dengan mempunyai suami yang bisa menenangkan dan sabar. Sayangnya tante Meriam Belina tidak hadir saat pemakanan ayah ondeng dan ondeng yang bisa menunjukan sebagai orang yang cerewet tapi mempunyai empati dan simpati.

Acting Kevin Julio yang berperan sebagai gading digambarkan sebagai pemuda nelayan yang putus sekolah sangat pamalu , baik hati, suka membaca, dan tidak percaya diri . Sosok Gading mengambarkan sosok yang rendah diri ketika berhadapan dengan sosok wanita yang mempunyai pendidikan yang lebih tinggi. “Perjuangan untuk menjadi memerankan nelayan sampai sampai ia harus berjemur matahari agar mendapatkan kulit coklat” ujar Kevin Julio . Berbeda dengan sosok guru Aida yang berpendidikan akan tetapi sangat percaya diri untuk mendekati cowok. Acting keduanya bertemu dan melebur menjadi satu menjadikan sosok yang jadi pemuda panutan bagi lima sahabat.

Wisata Kabupaten Muna Selawesi Tenggara


Di film ini tidak hanya mengambarkan kehidupan anak sekolah akan tetapi juga menggambarkan betapa indahnya alam Kabupaten Muna. Pantai yang indah , lautan yang indah yang bisa dipandang di atas bukit, aliran sungai yang tenang , hutan bakau , Gua-gua dengan skalakmit yang terbuat dari bahan alami yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Keindahan ini belum terekspos oleh masyarakat sehingga wisata ini bisa menjadikan objek wisata baru di Sulawesi Tenggara. Keindahan alam ini menjadi satu dengan alur cerita yang mengambarkan tentang wisata alam sehingga terlihat lebih natural.

Film ini nampaknya kisahnya masih mengantung dan Mpo masih bertanya tanya siapa sih yang akan di pilih oleh Aida sebagai kekasihnya. Pastinya seru banget kalau tante Meriam Belina menjadi mak comblang Ibu guru Aida dengan Anak jurangan sapi yang di perankan oleh Agung Saga. Karena kisah ini masih mengantung kaya nya sih bakalan ada sekual dua nya nih? Jadi berdoa saja ya semoga ada kelanjutan film Jambatan Pensil 2.

Saya bukan kritus film akan tetapi sebagai penonton film dan penikmat film memberikan 3 bintang dari 5 yang artinya cukup bagus .

Film : jembatan pensil
Produksi Grahandhika Visual
Genre : film anak
Sutradara : Hasto Broto
Penulis naskah : Exan Zen

Para Pemain:
Didi Mulya sebagai ondeng
Meriam Belina sebagai Farida
Kevin Julio sebagai Gading
Alisia Rininta sebagai guru Aida
Agung Saga sebagai armand

20 comments:

  1. Wah, kisah cinta bu guru Aini memang harus dibuat ngambang kali mpok. Khawatir akan ada hari patah hati sedunia kayak pernikahan Hamish Daun dan Raisha ha...ha...ha...

    ReplyDelete
  2. Film yg mengangkat cerita masyarakat daerah,apalgi alamnya memang indah bisa jdi mendongkrak pariwisata disaerah tsb. Semoga filmnya bisa jdi pembelajaran ya buat kita.

    ReplyDelete
  3. Film semacam ini musti diperbanyak, aman disaksikan seluruh keluarga

    ReplyDelete
  4. Jadi penasaran nih sama filmnya. Di Lombok kayaknya udah masuk, kapan hari tengok-tengok udah ada di CGV.

    ReplyDelete
  5. Wah terbayang daerah pesisir di Sulawesi Tenggara yang cantik. Di film ini banyak pesan moral buat anak-anak ya. Cocok ditonton sekeluarga

    ReplyDelete
  6. Bagus sekali ya ceritanya. Semoga bisa nonton dan melihat langsung keindahan alam Muna

    ReplyDelete
  7. Saluut sama film yang mengangkat topik masyarakat pedalaman dan semangatnya atas pendidikan..

    ReplyDelete
  8. Langsung catet ah, buat nonton ama teman2.

    ReplyDelete
  9. Senang deh kalau ada film Indonesia yang menjual keindahan panorama indonesia yang memang ciamik. Pengen nonton ah

    ReplyDelete
  10. Di Semarang udah masuk belum ya, tayang mulai besok mau banget nonton film beginian. Perjuangan, cinta dan semangat apalagi ada tempat indahnya yang bisa dijadikan reverensi buat bertandang ke sana mengeksplore lebih jauh.

    ReplyDelete
  11. Asik, film Jembatan Pensil diputar mulai besok. Aku pengen nonton. Senang dengan film yang mengangkat masyarakat daerah, apalagi pasti pemandangannya cantik. Bakal bikin baper pengen ke sana.

    ReplyDelete
  12. aku udah nonton trailernya kemarin paz nonton baby driver.. dan terus terang aku tertarik sama latar tiap scene filmnya.. asli indah banget..

    udah aku tandain sih film ini, nanti insyaALLAH aku nonton jg.. filmnya jg sepertinya menarik, setelah baca sinopsis disini, aku jd tambah tertarik

    ReplyDelete
  13. Film lokalitas yang mendidik tapi biasanya film seperti ini sepi penonton karena masyarakat lebih suka nonton yang wah-wah. Semoga filmnya sukses.

    ReplyDelete
  14. Mau dong mpok ikutan nontonnya. Udah lama ga nonton neh...

    ReplyDelete
  15. film film kayak gini yang harus diperbanyak ya tante
    aku juga suka

    ReplyDelete
  16. Wah film anak-anak tho ini. Bagus kali ya kalo ajak anak2. Tapi aku jarang nonton ke bioskop euyy

    ReplyDelete
  17. film Indonesia sekarang ini makin bermutu dan variatif yaaa. aku suka aku suka. semoga sih film ini gak 'tenggelam' sm popularitas Warkop DKI Reborn yah

    ReplyDelete
  18. Film yang mengisahkan tentang pendidikan, khususnya anak berkebutuhan khusus bagus banget untuk suatu kepedulian. Semakin ciamik ditambah Indahnya wisata Indonesia. Mudah-mudahan Jembatan Pensil bisa mewakilinya.

    ReplyDelete
  19. Wajib ditonton nih apalagi ada lokasi wisata di salah satu daerah di Indonesia jadi bisa kenal wisata di Sulteng ya.

    ReplyDelete
  20. Pertama kali tahu kabupaten Muna dari anak tetangga yang saat ditanya dia bilang dari Pulau Muna. Merasa nggak tahu dimana itu Muna, buru-buru pulang ke rumah buka peta. Haha. Lalu kepo penasaran seperti apa alamnya di sana. Wah kalau nonton film ini rasa penasaranku terhadap Muna bakal terobati.

    ReplyDelete