Sabtu, 12 November 2016

25 pola tusukan jahit dalam satu mesin jahit

saya menghadiri saat pembukaan beaten bark exhibition beberapa waktu lalu (bisa dibaca di link http://ceritesimpo.blogspot.co.id/2016/11/memasuki-lorong-waktu-seni-kulit-kayu.html ) saya sangat kagum akan karya karya anak bangsa yang memanfaatkan kulit kayu sehingga menjadi barang yang memiliki nilai jual tinggi. Ketika itu saya sempat berbincang dengan mba intan seorang desainer membuat baju dan tas dari kulit kayu. 

Sewaktu ada pembukaan formulir untuk menghadiri workshop menjahit clutch bag saya langsung daftar dan alhamdllilah saya terpilih jadi salah satu peserta workshop menjahit clutch bag. 

Tanggal 12 november 2016 adalah tanggal yang saya nantikan karna saya akan membuat sendiri tas dari bahan kulit kayu. Ini adalah pengalaman saya pertama membuat tas dan pengalaman saya menjahit dengan listrik. Sesampainya di museum tekstil mengisi daftar hadir dan langsung praktek membuat tas. 

Yang pertama saya lakukan adalah memotong kulit kayu menjadi dua bagian. Lalu saya dibagikan satu buah kain keras dan satu lagi terdiri bahan bermotif yang di apit dengan kertas dari kulit kayu. Kedua bagian tersebut saya harus menyerikanya dengan tenaga dalam alias kencang akan tetapi suhu seterika khusus berbahan silk. Habis ke dua bagian tersebut saya memulai menjahit. 


Pengalaman menjahit saya pertama memakai mesin jahit listrik dengan menggunakan dynamo sehingga memudahkan saya untuk menjahitnya. Saya menggunakan brother GS200 yang memilki 25 pola tusukan dalam menjahit. Wow banyak banget sempat saya bingung harus memilih pola yang mana, saya coba beberapa pola jahitan sebelum saya menjahit dalam tas saya. keterangan yang menempel gambar pola yang menempel di mesin jahit broter memudahkan saya kira kira pola tusukan jahit apa yang saya akan gunakan. Saya memakai pola nomor 10 untuk hiasanan kain, pinggiran kain dan kulit kayu saya memakai pola 4 dan untuk keseluruhan saya memakai pola tusukan 2. 


Disini saya juga belajar memasang kancing klep dengan dibantu bloger junjun . akhirnya kelar sudah karya tas saya. Walau saya menyadari ini kebanyak kekurangan dalam menjahit maklum saya ini pertama kali bikin tas sendiri. 

Terima kasih atas bimbingan mas mas brother indonesia  https://twitter.com/brother_indo yang begitu sabar membantu saya, mulai cara menyalakan mesin jahit, cara memasukan benang (soalnya saya baru pertama jadi suka kelibet), menaikan dan menurunkan jarum mesin dll. Terima kasih mba astri https://www.facebook.com/astri.damayanti.56 atas kesempatan belajar. Apapun hasilnya dan bagaimanapun hasil tas nya pasti akan rasanya beda saat kita membuatnya sendiri dan pastinya bangga kalo kita buat dengan karya sendiri. Tas ini bisa buat hp saya nih. 

2 komentar:

  1. Sayang nya saya ga ikutan kemaren, ya mbak...kalau ga kita bisa ketemu.

    BalasHapus
  2. iya, ya sayang gak datang tapi lain waktu pasti ketemu

    BalasHapus