Saturday, 2 December 2017

Monas kembali Bersalawat

Pantun:
Hujan gerimis
Membasahi Jakarta
Kehidupan itu manis
Untuk salinga mengingatkan, diantara kita.
Oh ya sebelum Mpo menulis tulisan ini,

Mpo mau menjelasakan bahwa tulisan ini tidak bermaksud untuk menyudutkan kebijakan gubenur sebelumnya dan tidak bermaksud rasisme.

Selesai sholat magrib, Mpo dan tetangga di johar baru sudah berada di depan halaman lapangan bulutangkis menunggu angkot yang kami pesan secara patungan. Hari itu, 30 November 2017 kami ingin bergegas pergi ke Lapangan Monas untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Majelis Nurul Mustofa.

Dari pagi, udara dingin meliputi Jakarta karena hujan. Kita mempersiapkan untuk datang ke acara dengan maksimal yang kita bisa untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak masuk angin dengan membawa jaket, membawa makanan dan minuman, kantong plastik sampah dan alas Koran untuk tempat duduk, serta membawa kantong plastik sampah buat sandal dan menyimpan sementara sisa bungkus makanan.

Oh ya sebelumnya Mpo mau minta maaf nih, tulisan ini kurang foto yang bagus hal ini di sebabkan tempat duduk Mpo, yang duduk di bagian khusus wanita jauh dari panggung, sedangkan layar proyektor Cuma ada satu (saat itu belum di pasang dan di pasang setelah Bapak gubenur Anis Baswedan memberikan kata sambutan) .

Kita yang berjumlah sepuluh orang untuk saling mengigatkan dan menjaga adik adik, megigat yang ikut dalam acara tersebut mulai yang masih sekolah dasar kelas 4 sampai yang sudah lulus sekolah kaya Mpo, he he he.

Bapak Anis Baswedan mengatakan “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita bisa mensuritauladani kebiasaan dan sifat-sifat nabi sehingga mengantarkan kualitas iman dan ibadah yang lebih baik dan mengamalkan ajaran Allah.” Tidak hanya Bapak Gubenur DKI yang turut serta dalam acara tersebut, akan tetapi juga di hadiri Bapak Sandiaga Uno, Daus mini, Yadi Sembako, para Habaib dan Syekh Afifudin Al-Jailani.

Syekh Afifudin Al Jailani yang juga cucu dari tuan Syekh Afifudin Al Jailani juga memberikan ceramah mengenai bekal yang kita bawa di hari akhirat dengan membawa cinta pada rosullah dan taat kepada Allah.

Oh ya, Mpo mau memberikan terima kasih sama panitia majelis Nurul Mustofa yang memberikan petunjuk jalan saat kita datang dan melakukan penjagaan ekstra di kiri dan kanan rumput agar jamaah yang menginjak rumput . Habib hasan bin Jafar Assegaf juga mengigatkan jamaah sebelum pulang untuk membawa sampah makanan ke luar Monas, tidak menginjak rumput dan saat Mpo di pintu gerbang pintu keluar, para panitia Nurul Mustofa memumuti sampah kertas yang berserakan. Nampaknya himbauan Habib sangat di dengarkan oleh jamaah ketika keluar ada salah satu orang jamaah yang lupa menginjak rumput dan jamaah yang lain saling mengigatkan jamaah yang melanggar. Oh indahnya kebersamaan.

Itulah sepenggal cerita hari ini, walau kita hujan hujanan saat mengikuti Maulid dan pulang pagi akan tetapi kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

0 comments:

Post a Comment