Wednesday, 22 November 2017

Orang dengan Kebutuhan Khusus bisa Menikmati Jalanan Ibukota.


Pantun:
Jalan jalan ke Pinangsia
Mampir sebentar ke Taman Fatahilah, di kawasan kota
Disabilitas bisa bahagia
Menikmati jalan di ibukota

Jika kita memperhatikan jalanan, ada yang berbeda setiap kita datang ke berbagai tempat baik rumah sakit, kantor pemerintahan yang ada di DKI bahkan di jalanan ibukota yaitu terpasang ubin bertanda khusus. Pemprov DKI selalu memberikan layanan terbaik untuk warganya khususnya bagi penyandang disabilitas dengan terpasangnya ubin bertanda khusus, yang kalau kita raba dengan kaki, maka ada bagian timbul pada ubin tersebut.

Ubin tersebut memiliki tanda yaitu jika ada garis garis maka artinya jalan lurus dan jika ada tanda bulat totol-totol berarti ada perempatan jalan, ada jalan dan harus berhenti.
A post shared by mporatne (@mporatne) on

Salah satunya ubin khusus ini, terpasang di trotoar di Johar baru, awalnya trotoar ini gunakan untuk berjualan pedagang di gerobak, kini trotoar sepi dari pedagang tersebut dan telah di beri ubin khusus bagi penyandang disabilitas dan di sekililing ubin di beri warna warni yang cerah. manusia yang tidak menyandang disabilitas pastinya sangat senang bisa berjalan trotoar longgar tanpa pedagang, tanpa takut di serempet motor yang lewat.

Saat Mpo ke Perpustakan Nasional, ubin khusus buat penyandang disabilitas juga terpasang di lantai, bahkan ada jalur khusus untuk menuruni kursi roda. Oh ya sekedar informasi saja di Perpustakan Nasional juga tersedia buku braile dan ruangan membaca khusus bagi penyandang disabilitas yang berada di lantai tujuh.


Tidak hanya tanda pada ubin yang ada di jalanan ibukota, akan tetapi Mpo sering melihat para tuna netra yang menaiki transjakarta. Pihak pegawai transjakarta juga sabar menuntun dan membantu para tuna netra.

Warga DKI juga turut membantu jika ada tuna netra saat menuruni tangga busway. Indahnya kebersamaan dan berbagi karena kita semua berhak menikmati fasilitas umum yang ada di DKI.

Menurut kamu, bagaimana sih tanggapan tentang ubin khusus buat penyandang disabilitas tuna netra? Yuk jangan malu untuk menuliskan komentar nya

8 comments:

  1. aku pernah ikut Tur Wisata Jakarta Warisan Ahok (ups, jgn sensi soal nama tur-nya, emang kayak gitu. haha) dan sangat2 terkesan dgn wajah ibukota yg jauhhh lbh ramah bagi warganya :) baik itu utk pejalan kaki, wanita dan anak2, jg para difabel. semoga Jakarta makin kece terus lah pokonya ye mpooo

    ReplyDelete
  2. Pemkot sekarang lebih peduli yah terhadap penyandang disabilitas. Salut deh

    ReplyDelete
  3. Tanda ini kadang kita sepelekan, padahal sangat dibutuhkan oleh mereks ysng berkebutuhan khusus ya mpo.

    ReplyDelete
  4. Wah bagus nih sekarang gak hanya pejalan kaki yg normal yg bisa jalan di trotoar, orang disabilitas pun bisa. Kehadiran pedagang kaki lima itu memang mengganggu wilayah pejalan kaki.

    ReplyDelete
  5. Di Bekasi kayaknya belum lihat nih aku yang kayak gini

    ReplyDelete
  6. Sekarang makin banyak kog fasilitas untuk kaum disabilitas. Gak spt beberapa tahun lalu. Kaum disabilitas mengalami bnyk kendala jika hrs berada ditempat umum.

    ReplyDelete
  7. Tanggapanku tentu saja setuju bun, malah sangat mengapresiasi. Krn kan teman teman difable jg merupakan netizen jg.. Warga dki yang punya hak dan kewajiban yg sama.

    ReplyDelete
  8. Penting banget ini ya Mpok, supaya saudara yang mempunyai kebutuhan khusus supaya mereka juga aman dalam perjalanan ya.

    ReplyDelete