Tuesday, 3 January 2017

Mengoptimalkan Kemampuan Perempuan Dalam Memerangi Aksi Kejahatan Melalui WSDK

Mengapa kaum wanita yang menjadi sasaran empuk para penjahat hal ini yang di jelaskan oleh Eko Hendrawan salah satu pelatih WSDK yang di paparkan penjelasan kepada anggota BloggerCrony.


Banyak factor mengapa wanita sebagai sasaran empuk aksi kejahatan yaitu : 
1. Factor internal Dimana sifat wanita yang suka panic, mempunyai rasa takut berlebih dll 
2. factor situasi Factor jalanan yang sepi, gelap yang harus di lalui kaum wanita memudahkan para penjahat melaksanakan aksinya.
3. Faktor kecerobohan diri sendiri Banyak factor yang membuat para wanita sebagai sasaran empuk aksi kejahatan seperti tidak melihat situasi sekeliling pada saat saat di tempat keramaian bermain handpone, cara memegang tas yang salah dll .

Dibalik kelemahan seorang wanita pasti ada kekuatan yang bisa di manfaatkan agar pelaku kejahatan jera dan kapok untuk melakukan lagi kejahatan di perempuan lain. 

Mengoptimalkan kemampuan dan potensi perempuan dalam menghindari dan melawan aksi kejahatan bisa di lakukan dengan berbagai cara Yaitu : 

1. Mengoptimalkan dengan barang yang di pakai oleh perempuan . 
Biasanya para perempuan membawa banyak sekali peralatan yang ada di dalam tas . pemanfaatan barang yang kita miliki menjadi senjata kaum wanita dalam membela diri menurut saya pribadi sangat mengagumkan dan tak terpikirkan oleh saya karena saya biasanya memanfaatkan barang sesuai dengan fungsi barang tersebut. barang tersebut diantaranya seperti tissue wajah yang bisa kita manfaatkan untuk mengengam sehingga saat memukul sesorang lebih ber energy dan pukulannya lebih kuat di bandingkan dengan kalo kita memukul dengan tangan kosong. Ujung Tongsis bisa kita memanfatkan untuk menyentuh titik lemah para pelaku kejahatan yaitu ketiak. 

memanfatkan tongsis buat melumpuhkan lawan

tekan yang kuat bagian lemak pada lengan si pelaku kejahatan

2. Mengoptimalkan bagian tubuh para pelaku kejahatan untuk melakukan perlawanan. 
Dalam menghadapi tindak kejahatan, kita tidak perlu takut dan kita bisa kita lawan para penjahat tersebut dengan memanfaatkan bagian tubuh dari pelaku kejahatan untuk kita melakukan perlawanan seperti jenggot/kumis/ rambut panjang si pelaku kejahatan dengan cara menarik alias menjambak nya. 

3. Menghindar
Cara paling mudah dari aksi pelaku kejahatan adalah menghindar. Menghindar bukan berarti kita takut akan tetapi dalam ilmu bela diri cara menghindar adalah bentuk untuk cara kaum perempuan untuk membela diri nya sendiri . cara menghindar kita bisa lakukan seperti dalam menghadapi kejahatan pelecehan seksual di dalam bis.

4. Memanfaatkan panca indra yang kita punya untuk melawan pelaku aksi kejahatan. 
Tuhan menganugrahkan lima panca indra kita , dimana panca indra kita bisa kita gunakan dan kita manfaatkan untuk melawan aksi kejahatan seperti : 
  • Mata 
Pandangan mata yang tajam yang kita berikan kepada pelaku aksi kejahatan setidaknya bisa membuat pelaku tersebut menjadi takut. 

  • Mulut
Mulut yang kita punyai kita bisa kita gunakan untuk memerangi aksi kejahatan . mulut bisa kita gunakan dengan cara berteriak untuk meminta bantuan dan mulut bisa kita gunakan untuk ngomelin para pelaku aksi kejahatan. 

  • Tindakan 
Melakukan tindakan adalah cara terakhir jika kedua cara tersebut tidak lah ampuh. Cara tindakan memerlukan latihan dan teknik untuk melumpuhkan para aksi pelaku kejahatan. 

WSDK 


WSDK Indonesia adalah komunitas beladiri praktis khusus perempuan. Yang mendasari berdirinya WSDK adalah perempuan dari anggota pengajian Darul Tauhid di bunuh dan di di perkosa oleh pelaku kejahatan. Kejadian ini membuat Bapak Sofyian Hambali terpanggil untuk membuat WSDK pada tanggal 2006. 

Konsep WSDK mengusung 4 P : 
  • Pray (berdoa)
 Doa adalah sumber kekuatan manusia . dengan berdoa kepada maha pencipta kita mengakui bahwa kita mahluk yang mempunyai kekurangan dan hanya tuhan yang dapat menolong kita. Apa yang kita ucapkan dalam doa kita menjadikan sebuah kenyataan. Sugesti juga di perlukan untuk membangun semangat dalam hidup. 

  • Prediksi
kita harus memprediksi orang-orang yang ingin berbuat jahat . mewaspadai dan mawas diri akan aksi kejahatan itu penting agar kita bisa terhindar dari aksi pelaku kejahatan. 

  •  Prepentif
Prepentif Kita harus membuat rencana apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi pelaku kejahatan, planning tersebut harus terpikirkan oleh otak kita dan tindakan apa yang harus kita lakukan. Dengan adanya planning kita tidak hanya berdiam diri dan pasrah diri ketika mendapatkan perlakuan yang tidak enak. 

  • Proteksi
Proteksi Dalam menghadapi aksi kejahatan maka kita harus berlatih dan terlatih dalam menghadapi aksi kejahatan . berlatih yang rutin dan konsisten sehingga kita tahu teknik yang akan kita gunakan dan memanfaatkan kelemahan lawan dalam menghadapi aksi kejahatan. Teknik dan jurus yang di ajarkan Mas Eko Hendrawan, salah satu seorang pelatih WSDK cukup unik akan tetapi bisa melumpuhkan lawan dan membuat lawan menjadi jera. Salah satu jurus yaitu seperti orang bercermin, seperti orang menggaruk dll. 

Yuk berlatih WSDK agar kita bisa memproteksi diri sendiri dan membuat pelaku kejahatan jadi jera sehingga ia tidak melakukan lagi ke perempuan lainnya.

0 comments:

Post a Comment