Minggu, 27 November 2016

mengenal penyakit pneumonia, pneumonia penyebab kematian no satu pada balita di dunia

Rasanya tak tega sekali saat dokter Dr Nastiti kaswandari Sp. A(K) memperlihatkan video dimana seorang balita yang sedang terkena pneumonia . pneumonia adalah infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru. Penyakit pneumonia ini bisa mengenai mulai dari balita sampai orang dewasa, akan tetapi penyakit ini sangat sering dialami oleh balita di karenakan system kekebalan pada balita sangat rendah . sehingga tak heran pneumonia menjadi penyebab kematian nomor satu pada balita di dunia.


Pada tanggal 27 november 2016 di kota bandung, ikatan dokter anak Indonesia mengajak media dan blogger untuk mengenal penyakit ini, penyebab dan solusinya.

Dalam rangka Hari pneumonia sedunia yang jatuh pada tanggal 12 november, untuk kali ini ikatan dokter Indonesia mengangkat tema : “selamatkan anak bangsa dari pneumonia melalui gerakan hitung cepat napas balita batuk”. Seminar ini menghadirkan para pembicara yaitu Dr christina widaningrum, M Kes , R. Dr Aman B pulungan, Sp. A(K) , Dr. Sri sudarwati, Sp.A(K) , Dr. nastiti Kaswandani, Sp. A(K) .


Penyabab penyakit pneumonia adalah bakteri streptococcus pneumonia dan virus RSV adalah penyebab paling umum pneumonia sedangkan bakteri haemophilus influenza tipe b adalah penyebab paling umum kedua pneumonia dan balita yang terkena penyakit terinfeksi HIV. Pneumonia adalah penyakit menular melalui udara . factor terjadi adalah memasak dengan kayu bakar, rumah tinggal penuh sesak, orangtua yang merokok. 

Untuk menghindari kematian bayi maka sang ibu haruslah mengetahui gejala pneumonia pada anak yaitu bibir kebiruan, bayi gelisah, frekwensi napas yang cepat dari biasanya dan tampak tarikan dinding dada bagian bawah. Sang ibu harus menghitung frekwensi napas sang balita: 
-usia kurang dari dua bulan frekwensi napas lebih dari 60/menit 
-usia dua bulan sampai dua belas bulan frekwensi napas lebih dari 50/menit
-usia satu tahun sampai lima tahun frekwensi napas lebih dari 40/menit 
jika mengalami gejala tersebut pada bayi maka sang bunda haruslah cepat cepat membawa buah hatinya ke rumah sakit. Sang bunda bisa mencegah agar sang buah hati tidak terkena pneumonia yaitu pemberian asi selama enam bulan, mencegah bayi berat lahir rendah, nutrisi adekuat, hindari polusi didalam rumah dan luar rumah dan cuci tangan 6 langkah,imunisasi lengkap. 


pneumonia bisa di sembuhkan dan tidak akan kambuh kambuh lagi, penanganan pneumonia biasanya pasien di rawat di rumah sakit selama empat belas hari. BPJS meng cover klaim obat obatan dan rawat inap penderita pneumonia, akan tetapi BPJS tidak mengcover claim untuk pneumonia lanjutan seperti pneumonia yang di sebabkan oleh HIV, leukemia,jantung bawaan dll. 

Kita tak ingin buah hati kita menjadi meninggal karna pneumonia maka marilah bersama sama kita cegah, kita bantu men share informasi kepada tetangga ataupun sanak saudara dan rajin banyak baca mengenai tentang penyakit pneumonia. 

0 komentar:

Posting Komentar